Breaking News:

4 Pekerja Tower Tewas Terjatuh Saat Kerjakan Tower Sutet Listrik di Sumedang, Diduga Karena Ini

Warga setempat Deni Abdullah (38) mengatakan, keempat pekerja tersebut awalnya sedang berada di atas tower untuk mengerjakan proyek tower tahap kedua.

Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Tim Inafis Polres Sumedang saat melakukan olah TKP di lokasi tower sutet listrik yang roboh. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Empat orang pekerja tower meninggal dunia akibat terjatuh saat mengerjakan tower sutet listrik di Dusun Pasir Angin, Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Rabu (12/8/2020).

Pantauan Tribun Jabar, Kamis (13/8/2020), lokasi sekitar tower sutet listrik tersebut saat ini sudah dipasang garis polisi dan tim inafis dari Polres Sumedang pun sudah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sebagian tiang penyangga dari tower sutet listrik tersebut tampak masih berada di lokasi kejadian dengan kondisi tergeletak di bawah tower yang masih berdiri tegak.

Warga setempat Deni Abdullah (38) mengatakan, keempat pekerja tersebut awalnya sedang berada di atas tower untuk mengerjakan proyek tower tahap kedua.

"Pekerja yang di atas (tower sutet) empat orang, tewas semuanya jatuh sama towernya, yang dua orang tewas di lokasi, yang dua orang lagi meninggal di Puskesmas Tanjungsari," ujarnya di lokasi kejadian.

Menurutnya, keempat pekerja itu diduga terjatuh dari ketinggian sekitar 30 meter.

Mereka merupakan pekerja yang tengah membongkar tower sutet milik PT PLN (Persero).

"Keempatnya lagi kerja di atas (tower sutet), enggak tau seling yang di bawah copot yang di sawah. Selingnya gak kuat nahan, soalnya tanahnya labil, jadi gak kuat," katanya.

Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Wilayah Cirebon Hari Ini, Kamis 13 Agustus 2020, Cek Wilayahnya!

Jadwal Pemadaman Listrik Kamis 13 Agustus, Ini Kawasan yang Terdampak, Mati Jam 09.30, Nyala 15.00

Kronologi Tower Roboh

Kastreskrim Polres Sumedang, AKP Yanto Selamet mengatakan, berdasarkan keterang saksi, keempat pekerja tersebut meninggal akibat terjatuh saat membongkar tower emergency SUTET listrik tersebut.

"Ketika bangunan emergency tower itu selesai dikerjakan, kemudian niatnya tower pancang itu akan dibereskan, tapi tower pancang yang digunakan runtuh," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (13/8/2020).

Akibatnya, kata Yanto, para pekerja itu ikut terjatuh bersama tower pancang tersebut, sebab setelah terjatuh, posisi keempat korban itu memang berada tepat di atas tower tersebut.

"Pada saat sekitar 20 meter tower pancang yang digunakan untuk pengamanan para pekerja runtuh sehingga pekerja yang menggunakan baju pengaman terbawa jatuh dengan tower pancang atau penyangga ini," kata Yanto.

Untuk sementara ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab runtuhnya tiang tower pancang tersebut.

Sementara saat disinggung terkait, angin kencang yang diduga menjadi penyebab runtuhnya tower darurat itu, pihaknya pun akan melihat hasilnya dari hasil penyelidikan.

"Untuk masalah angin kencang nanti kami akan melakukan penyelidikan, masalah ini jatuhnya bagaiamana hasil penyelidikan akan kami sampaikan," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved