Breaking News:

Kecelakaan Maut Tol Cipali

Santunan Rp 50 Juta Diberikan Jasa Raharja Pada Keluarga Korban Meninggal Kecelakaan Maut Tol Cipali

Menurut dia, korban kecelakaan itu dijamin Jasa Raharja dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 15 tahun 2017.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
KOMPAS.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON
Polisi mengevakuasi bangkai kendaraan pasca kecelakaan maut di KM 184 Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (10/8/2020). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT Jasa Raharja memberikan santunan kepada para korban kecelakaan maut di KM 184 Tol Cikampek - Palimanan (Cipali) pada Senin (10/8/2020) dinihari.
Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Amos Sampetoding, mengatakan, santunan itu akan diberikan kepada korban luka maupun korban meninggal dunia.
Menurut dia, korban kecelakaan itu dijamin Jasa Raharja dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 15 tahun 2017.
"Bagi seluruh korban meninggal dunia, ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta," kata Amos Sampetoding saat ditemui di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, Senin (10/8/2020) siang.
Ia mengatakan, santunan tersebut akan ditransfer langsung ke rekening ahli waris para korban yang meninggal dunia.
Selain itu, pihaknya juga telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit korban luka-luka dirawat.
Besaran biaya perawatan maksimum Rp 20 juta dan menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum Rp 1 juta serta ambulans maksimum sebesar Rp 500 ribu terhadap masing-masing korban luka.
Amos menyampaikan, hingga kini jajarannya juga masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit agar penyerahan hak santunan berjalan lancar, cepat, dan tepat.
"Ini sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan," ujar Amos Sampetoding.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di KM 184 Tol Cikampek - Palimanan (Cipali) pada Senin (10/8/2020) dinihari.
Peristiwa yang melibatkan Isuzu Elf berpelat nomor D 7013 AN dan Toyota Rush berpelat nomor B 2918 PKL  itu terjadi kira-kira pukul 03.30 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, delapan orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya mengalami luka-luka.
Daftar Nama Korban Meninggal Kecelakaan Maut
Kecelakaan maut terjadi di KM 184 Tol Cikampek - Palimanan (Cipali) pada Senin (10/8/2020) dini hari.
Peristiwa yang melibatkan Isuzu Elf berpelat nomor D 7013 AN dan Toyota Rush berpelat nomor B 2918 PKL  tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.
Akibatnya, delapan orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Amos Sampetoding, mengatakan, 15 korban luka-luka tengah menjalani perawatan medis di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.
"Korban luka-luka dari penumpang Toyota Rush, dan sebagian penumpang elf," kata Amos Sampetoding saat ditemui di RS Mitra Plumbon, Senin (10/8/2020) siang.
Ia mengatakan, delapan korban yang meninggal dunia merupakan penumpang elf termasuk pengemudinya.
Berikut daftar nama korban luka-luka yang dirawat di RS Mitra Plumbon:
1. Lilis (27) asal Kebumen, Jawa Tengah, penumpang Toyota Rush.
2. Ngadino (31) asal Kebumen, Jawa Tengah, penumpang Toyota Rush.
3. Mia (45) asal Kebumen, Jawa Tengah, penumpang Toyota Rush.
4. Akbar (11) asal Kebumen, Jawa Tengah, penumpang Toyota Rush.
5. Ikhsan (48) asal Kebumen, Jawa Tengah, penumpang Toyota Rush.
6. Maruli (19) asal Riau, penumpang Toyota Rush.
7. Mahendra (28) asal Kebumen, Jawa Tengah, penumpang Toyota Rush.
8. Musbihi (47) asal Brebes, Jawa Tengah, penumpang elf.
9. Muzafar Ramadhani (9) asal Brebes, Jawa Tengah, penumpang elf.
10. Sugeng Rawuh (50) asal Brebes, penumpang elf.
11. Saudin (49) asal Brebes, Jawa Tengah, penumpang elf.
12. Sechudin (49) asal Brebes, Jawa Tengah, penumpang elf.
13. Janatin (62) asal Tegal, Jawa Tengah, penumpang elf.
14. M Abdul Kharis (27) asal Brebes, Jawa Tengah, penumpang elf.
15. Sutinah (49) asal Brebes, Jawa Tengah, penumpang elf.
Sementara korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, berikut identitasnya:
1. Putri Ainul Hipazah (18), asal Tegal, Jawa Tengah, penumpang elf.
2. May Sri Korina (21), asal Tegal, Jawa Tengah, penumpang elf.
3. Sunadi (51), asal Tebet, Jakarta Selatan, penumpang elf.
4. Cayem (63), warga Brebes, Jawa Tengah, penumpang elf.
5. Mimit Sumitra (38), asal Sukabumi, Jawa Barat, penumpang elf.
6. Haryati (50), asal Pati, Jawa Tengah, penumpang elf.
Sementara dua korban meninggal dunia belum teridentifikasi oleh petugas forensik RSUD Arjawinangun.
Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan Maut
Petugas kepolisian masih mendalami kasus kecelakaan maut di KM 184 Tol Cikampek - Palimanan (Cipali) pada Senin (10/8/2020) dinihari kira-kira pukul 03.30 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan Isuzu Elf berpelat nomor D 7013 AN dan Toyota Rush berpelat nomor B 2918 PKL
Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, mengatakan, jajarannya masih menyelidiki mengenai peristiwa yang mengakibatkan delapan orang meninggal dunia tersebut.
Petugas kepolisian saat mengevakuasi kendaraan Isuzu Elf yang terlibat kencelakaan di KM 184 Tol Cipali, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Senin (10/8/2020) dinihari.
Petugas kepolisian saat mengevakuasi kendaraan Isuzu Elf yang terlibat kencelakaan di KM 184 Tol Cipali, Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Senin (10/8/2020) dinihari. (Istimewa)
Saat ini, pihaknya tengah melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan yang masuk wilayah Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, itu.
"Saya sudah lihat TKP, dan anggota kami langsung melakukan olah TKP juga," ujar Rudy Sufahriadi saat ditemui di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Senin (10/8/2020).
Ia mengatakan, jajarannya juga tengah mengkaji mengapa Isuzu Elf yang melaju dari araha Jakarta menuju Jawa Tengah itu bisa menyeberang hingga menerobos ke jalur berlawanan.
Selain itu, dugaan sementara mengenai kecelakaan maut tersebut dikarenakan pengemudi elf kurang konsentrasi.
Akibatnya, kendaraan yang dikemudikannya hilang kendali dan masuk jalur berlawanan hingga menabrak Toyota Rush.
"Datanya sudah ada, tapi sekarang masih dikaji untuk mencari tahu penyebab pastinya," kata Rudy Sufahriadi.
Saat ini, delapan korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
Sementara 15 korban luka-luka dibawa ke RS Mitra Plumbon untuk mendapatkan perawatan medis.
Kemungkinan Penyebab Kecelakaan Maut
Kecelakaan maut terjadi di KM 184 Tol Cikampek - Palimanan (Cipali) hingga mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan 15 orang luka-luka pada Senin (10/8/2020) dinihari.
Peristiwa yang melibatkan Isuzu Elf berpelat nomor D 7013 AN dan Toyota Rush berpelat nomor B 2918 PKL itu mengakibatkan delapan korban meninggal dunia serta 15 korban luka-luka.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, menyebut ada dua kemungkinan yang menyebabkan kecelakaan maut di KM 184 Tol Cipali.
Dua kemungkinan itu di antaranya, sopir Isuzu Elf mengantuk atau laju kendaraan yang cukup tinggi hingga melebihi batas maksimum yang telah ditentukan.
Menurut Rudy, dua kemungkinan itu muncul akibat kondisi kendaraan yang menerobos hingga ke jalur berlawanan hingga menabrak Toyota Rush.
"Kendaraannya tidak terkendali, jadi dua kemungkinan itu dugaan sementaranya," kata Rudy Sufahriadi saat ditemui di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Senin (10/8/2020).
Ia mengatakan, Isuzu Elf itu mengangkut 16 penumpang dan Toyota Rush membawa delapan penumpang.
Delapan korban yang meninggal dunia merupakan penumpang Isuzu Elf tersebut termasuk sopirnya.
Sementara seluruh penumpang Toyota Rush hanya mengalami luka-luka dan dirawat di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.
"Korban meninggal dunia juga sudah dievakuasi ke RSUD Arjawinangun, termasuk kendaraannya juga sudah diamankan," ujar Rudy Sufahriadi.
Dalam kesempatan itu, Rudy tampak meninjau langsung lokasi kejadian yang masuk wilayah Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Selain itu, Rudy beserta jajarannya juga sempat menengok kondisi para korban kecelakaan yang dievakuasi ke rumah sakit.
Kronologis Laka Maut Tol Cipali
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan terjadi di KM 184 Tol Cikampek - Palimanan (Cipali) pada Senin (10/8/2020).
Akibatnya, delapan orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya mengalami luka-luka.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, lokasi kejadian masuk wilayah Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Menurut dia, kecelakaan yang melibatkan Isuzu Elf berpelat nomor D 7013 AN dan Toyota Rush berpelat nomor B 2918 PKL  tersebut terjadi kira-kira pukul 03.30 WIB.
"Peristiwa bermula saat Isuzu Elf melaju dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah," ujar M Syahduddi melalui pesan singkatnya, Senin (10/8/2020) pagi.
Ia mengatakan, saat melintas di lokasi kejadian diduga sopir kurang konsentrasi sehingga kendaraannya oleng ke kanan.
Akibatnya, Isuzu Elf itupun menyeberang ke jalur kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.
Selanjutnya langsung menabrak kendaraan Toyota Rush yang tengah melaju di jalur berlawanan tersebut.
"Isuzu Elf itu menabrak bagian depan Toyota Rush kemudian terguling," kata M Syahduddi.
Bahkan, bagian depan Toyota Rush putih itupun ringsek karena mengalami kerusakan parah.
Syahduddi menyampaikan, delapan korban meninggal dunia langsung dievakuasi ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
Selain itu, 14 korban luka ringan dan satu korban yang mengalami luka berat dievakuasi ke RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.
"Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah dievakuasi sehingga arus kendaraan lokasi kejadian sudah normal dan lancar," ujar M Syahduddi.
Delapan Orang Tewas 15 Orang Luka-luka
Dua kendaraan terlibat kecelakaan di KM 184 Tol Cikampek - Palimanan (Cipali) pada Senin (10/8/2020) dinihari.
Peristiwa yang terjadi kira-kira pukul 03.30 WIB itu melibatkan Isuzu Elf berpelat nomor D 7013 AN dan Toyota Rush berpelat nomor B 2918 PKL.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, lokasi kecelakaan tersebut masuk wilayah Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Menurut dia, delapan orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
"Korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon," ujar M Syahduddi melalui pesan singkatnya, Senin (10/8/2020) pagi.
Ia mengatakan, ada 15 orang lainnya yang mengalami luka-luka dan sudah dievakuasi ke RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.
Dari jumlah tersebut, satu orang mengalami luka berat dan 14 orang lainnya luka ringan.
"Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga sudah kami evakuasi," kata M Syahduddi.
Pihaknya memastikan saat ini arus lalu lintas di Tol Cipali berjalan lancar dan tidak ada penumpukan kendaraan di lokasi kejadian.
Bahkan, Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, didampingi jajarannya juga langsung meninjau lokasi kejadian.
Selain itu, Rudy didampingi Syahduddi beserta jajarannya pun menengok kondisi para korban kecelakaan yang dievakuasi ke rumah sakit.
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved