Breaking News:

PT KAI Tambah Enam Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh di Wilayah Cirebon, Ada ke Jakarta dan Malang

Jumlah tersebut baru 19 persen dari total 134 kereta api reguler yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas mengecek instalasi listrik kereta yang tidak dioperasikan di Dipo PT KAI Daop 3 Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Sabtu (8/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT KAI menambah enam perjalanan kereta api jarak jauh di wilayah Cirebon.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, mengatakan, enam kereta api itu sebelumnya dihentikan sementara operasionalnya akibat pandemi Covid-19.

Menurut dia, enam kereta api yang dioperasikan kembali tersebut akan melayani rute ke sejumlah daerah di Pulau Jawa.

"Di antaranya Jakarta, Surabaya, Bandung, Malang, dan lainnya," ujar Luqman Arif saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Sabtu (8/8/2020).

Ia mengatakan, enam kereta api tersebut resmi beroperasi kembali sejak 3 Agustus 2020.

Pep Guardiola Ngomong Begini Setelah Bawa Manchester City Singkirkan Real Madrid dari Liga Champions

Beredar Video Penangkapan 6 Pria di Tol Cipali, Berawal dari Pengejaran Anggota PJR Polda Jabar

Kabar Gembira, Presiden Jokowi Sudah Teken Aturan Gaji-ke13, Segera Cair, Ini Rincian Besarannya

Karenanya, hingga kini terdapat 26 kereta api yang telah beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon.

Jumlah tersebut baru 19 persen dari total 134 kereta api reguler yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon.

"Penambahan enam perjalanan kereta api ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional," kata Luqman Arif.

Luqman memastikan PT KAI tetap berkomitmen menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Agar selama perjalanan para penumpang merasa aman, nyaman, selamat, dan sehat sampai di stasiun tujuan.

Pihaknya juga berjanji akan mengevaluasi setiap kebijakan yang dikeluarkan mengenai pengoperasian kembali perjalanan kereta api.

"Kebijakan ini akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan," ujar Luqman Arif. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved