Breaking News:

Covid 19 di Majalengka

Dua Pimpinan Rumah Sakit Majalengka Ini Ungkap Pola Baru Penyebaran Virus Corona

jika ada pasien yang konfirmasi positif dan tidak bergejala (asimptomatis), maka solusinya isolasi mandiri selama 14 hari.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kasus virus corona atau Covid- 19 di Kabupaten Majalengka terus melambung dalam beberapa pekan terakhir ini.

Selain itu, positivity rate atau angka rata-rata kasus positif corona dari jumlah pemeriksaan spesimen pun meningkat drastis.

Hingga Jum'at (8/8/2020) kemarin, berdasarkan data Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Majalengka, menginformasikan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tercatat ada 34 orang.

Dengan rincian 11 orang dinyatakan sembuh, 22 orang dalam perawatan (isolasi) dan 1 orang meninggal dunia.

Sedangkan, probable yang isolasi dan selesai isolasi nol kasus dan hanya mencatatkan 7 orang meninggal dunia.

Beredar Video Penangkapan 6 Pria di Tol Cipali, Berawal dari Pengejaran Anggota PJR Polda Jabar

JADWAL Acara TV Sabtu 8 Agustus 2020, Ada Twilight Saga Breaking Dawn Part 2 di Bioskop Trans TV

Download Lagu Kulepas Dengan Ikhlas - Lesti Kejora, Trending di Youtube, Lengkap Dengan Video Klip

Untuk yang memiliki kontak erat 436 orang, dengan rincian karantina 276 dan discarded 160 orang.

Adapun suspect naik satu orang dengan total 672, terdiri dari 12 orang di antaranya isolasi dan 660 selesai isolasi.

Dari data kasus tersebut, Direktur RSUD Majalengka, dr Harizal Harahap mengungkapkan pola baru penyebaran virus corona.

"Pada pemeriksaan swab PCR sebaiknya dilakukan setelah hari ke 5-7 setelah kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19. Karena virus itu baru terdeteksi kadar minimal harus mencapai 40IU," ujar Harizal, Sabtu (8/8/2020).

Menurut Harizal, biasanya virus itu akan mencapai kadar minimal setelah hari ke 5-7 sejak penularan.

Sehingga, lanjut dia, jika ada pasien yang konfirmasi positif dan tidak bergejala (asimptomatis), maka solusinya isolasi mandiri selama 14 hari.

"Tapi yang bersangkutan harus terus dipantau kondisinya. Jika ada keluhan apapun, segera lapor ke petugas kesehatan," ucapnya.

Harizal melanjutkan, jika ada orang yang memiliki kontak erat dengan pasien konfirmasi positif lakukan karantina mandiri 14 hari dan dipantau kondisi kesehatannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved