Breaking News:

Gedung Perundingan Linggajati Sepi Pengunjung, Tak Ada Gebyar Merah Putih Saat 17 Agustus Nanti

pihaknya masih menunggu surat dari pemerintah daerah terkait kapan dibolehkan untuk pengunjung bebas masuk dan bisa berwisata sejarah di sini.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana lingkungan Gedung Perundingan Linggajati, Kabupaten Kuningan, di masa pandemi Covid-19, Jumat (7/8/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Cagar Budaya sekaligus saksi sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, yakni Gedung Perundingan Linggajati yang terletak di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan Kuningan, tampak masih sepi pengunjung.

"Masa Pandemi Covid-19, memang belum menerima wisatawan dari mana pun," ungkap salah seorang petugas, Udi, saat di temui di lingkungan Gedung Perundingan setempat, Jum'at (7/8/2020).

Udi mengatakan, pihaknya masih menunggu surat dari pemerintah daerah terkait  kapan dibolehkan untuk pengunjung bebas masuk dan bisa berwisata sejarah di sini.

"Apalagi ini merupakan cagar budaya, di bawah Dinas Pendidikan dan Budaya," katanya.

Udi mengatakan, di masa Pandemi Covid-19 lingkungan dalam dan luar Gedung Perundingan ini, tetap dilakukan perawatan dan pemeliharaan. "Bersih - bersih mah sudah biasa dilakukan setiap waktunya," katanya.

Identitas Mayat Penuh Luka Tembak di Purwakarta Akhirnya Terungkap, Siapa Orang yang Menembaknya?

Pemotor Korban Laka Lantas yang Tewas di Ciwigebang Bekerja Sebagai Pedagang di Jakarta

Bocoran Spesifikasi HP Xiaomi Mi 10 Pro Plus yang Bakal Rilis 11 Agustus 2020, Lengkap Daftar Harga

Pantauan di lokasi, lokasi wisata sejarah Gedung Perundingan Linggajati tidak begitu sepi. Pasalnya, kalangan kanak - kanak dan remaja yang merupakan  warga setempat memanfaatkan halaman dan taman yang luas untuk bermain.

"Itu yang main memang warga dekat sini semua," katanya.

Momentum perayaan hari kemerdekaan RI tahun ini, kata Udi, berbeda dengan tahun kemarin. Tahun sekarang pihaknya tidak merayakan pengibaran bendera dengan jumlah banyak.

"Iya tahun sekarang, kami tidak melakukan gebyar merah putih seperti tahun sebelumnya. Iya, ini masa Pandemi Covid-19," katanya. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved