Breaking News:

Video

VIDEO - Balai TNGC Persiapkan Skill Personel untuk Hadapi Ancaman Karhutla & Hewan Liar Saat Kemarau

selain mengantisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan, pihaknya juga mencegah masuknya hewan liar ke permukiman warga di kawasan Gunung Ciremai.

Laporan Kontributor Kuningan,Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Petugas Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) tak berleha-leha menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Meski di sisi lain Pemkab Kuningan telah membentuk petugas untuk mengantisipasinya.

“Adanya ancaman kekeringan saat ini, kita lakukan antipasi terhadap musibah alam yang tak diinginkan terjadi. Salah satunya dengan pencegahan sesuai tugas dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan alam,” kata Kepala BTNGC Kuningan, Kuswandono saat ditemui di kantornya, di Desa Manislor, Kecamatan Jalaksana, Selasa (4/8/2020).

Kuswandono  mengatakan, selain mengantisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan, pihaknya juga mencegah masuknya hewan liar ke permukiman warga di kawasan Gunung Ciremai.

Pasalnya, lingkungan alam Gunung Ciremai ini merupakan  habitat bagi hewan dengan percepatan  perkembangbiakan yang signifikan.

“Seperti diketahui untuk populasi monyet ekor panjang dan babi hutan, itu jumlahnya sangat banyak dan bisa keluar hutan, saat ketersediaan makanan di dalam hutan nyaris tidak ada,” katanya.

 Ternyata Hadi Pranoto Penemu Obat Covid-19 Itu Anak Asuh Surya Atmadja yang Mengundang Rhoma Irama

 Kisah Pahit Cewek PL Karaoke di Bandung: Tak Punya Uang untuk Makan, Anak Kelaparan, Diusir dari Kos

 Bertambah Lagi Musuh Besar Dokter, Selain Covid-19, Kini Ada Si Covidiot, Apa Sih? Ini Penjelasannya

Langkah antisipasinya, kata Kuswandono, pihaknya bekerja sama dengan kelompok penggerak wisata, Polisi Hutan dan TNI atau Polri.

“Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA). Terutama dalam penanganan langsung terhadap hewan liar, jika masuk ke daerah permukiman penduduk,” katanya.

Menurut Kuswandono, untuk hewan babi liar, pemusnahannya ini bisa dengan menggunakan senjata api. 
“Sehingga dalam kegiatannya, kita kerja sama denga Polri atau Polisi Hutan,” katanya.

Hal sama juga dilakukan dalam penanganan terhadap monyet ekor panjang yang dianggap sebagai ancaman bagi warga sekitar.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved