Breaking News:

Kasus DBD

Kasus DBD di Ciamis dan Tasikmalaya Sudah Tembus Angka 1.000 Orang, Belum Berstatus KLB

Selama masa pandemi Covid-19 sejak April lalu jumlah kasus DBD di Ciamis cenderung menurun di bawah angka 100 kasus kecuali bulan Juni

Editor: Machmud Mubarok
hellosehat.com
Demam Berdarah Dengue (DBD): Gejala, Obat, Penyebab. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani & Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Sepanjang tahun 2020 ini sampai minggu pertama Agustus jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Ciamis dan di Tasikmalaya sudah menembus angka 1.000. 

Di Ciamis mencapai 1.076 kasus dengan jumlah lima orang penderita meninggal dunia. Sedangkan di Kota Tasikmalaya kasus DBD sebanyak 1.006.

Selama masa pandemi Covid-19 sejak April lalu jumlah kasus DBD di Ciamis cenderung menurun di bawah angka 100 kasus kecuali bulan Juni mencapai 109 kasus.

“Sejak April sampai Juli, angka kasus (DBD) cenderung menurun. Rata-rata di bawah angka 100. Kecuali bulan Juni mencapai 109 kasus, terdampak outbreak di kota tetangga (Tasikmalaya),” ujar Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis dr H Bayu Yudiawan MM kepada Tribun Selasa (4/8).

Penyumbang terbanyak kasus DBD di Ciamis adalah wilayah Puskesmas Ciamis Kota menyusul kemudian Handapherang, Cijeungjing, Cisaga dan Baregbeg. Kasus DBD ini menyebar hampir di 27 kecamatan di Ciamis.

Kisah Pahit Cewek PL Karaoke di Bandung: Tak Punya Uang untuk Makan, Anak Kelaparan, Diusir dari Kos

Bertambah Lagi Musuh Besar Dokter, Selain Covid-19, Kini Ada Si Covidiot, Apa Sih? Ini Penjelasannya

TKW Indramayu Sempat Telepon Saat Sembunyi di Bunker, Nangis Bilang Sedang Terjadi Perang di Suriah

Kasus DBD tertinggi di Ciamis menurut dr Bayu terjadi pada bulan Januari, Februari dan Maret yang menempatkan Ciamis masuk zona merah dengan kasus tiga besar se Jabar.

Bulan Januari terjadi 222 kasus DBD dan dua meninggal dunia menempatkan Ciamis pada rangking ke-2 se Jabar dalam jumlah kasus DBD-nya. Bulan Februari sebanyak 287 kasus dan tiga meninggal dunia, posisi Ciamis masih dirangking ke-2 se Jabar.

Pada Maret terjadi 215 kasus  DBD, tidak ada yang meninggal. Posisi Ciamis turun ke peringkat ke-3 dari total kasus DBD  se Jabar.

Bulan April, saat pandemi Covid-19 mulai marak, jumlah kasus DBD di Ciamis menurun drastis jadi 82 kasus. Posisi Ciamis turun ke peringkat ke-7 se Jabar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved