Breaking News:

Virus Corona Majalengka

Kasus Covid-19 Naik, DPRD Jabar Menilai Gugus Tugas Covid-19 Majalengka Perlu Desain Ulang Kebijakan

Seperti diketahui, terdata saat ini, terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka berjumlah 28 orang yang sebelumnya hanya 25 orang.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
Ilustrasi: Sutrisno dan Pepep bertemu beberapa waktu lalu 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka dalam sepekan terakhir ini terus mengalami lonjakan. 
Terbaru, Minggu (2/8/2020) Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Majalengka mengumumkan ada kenaikan kasus positif Corona di Majalengka sebanyak 3 orang.
Persoalan melesatnya kasus terkonfirmasi positif tersebut, mendapatkan perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pepep Saeful Hidayat. 
Menurut Kang Pepep nama akrabnya, meningkatnya kasus positif Covid-19 di Majalengka, di antaranya disebabkan pemahaman masyarakat yang belum merata.
Khususnya, terkait dicabutnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 
Padahal, penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah Pandemi Covid-19 ini bukan berarti ancaman virus sudah usai.
"Sebagian besar masyarakat menganggap jika pelonggaran atau New Normal ini, masalah virus Corona sudah tamat. Padahal kebijakan AKB yang diterapkan pemerintah itu, pertimbanganya masalah ekonomi masyarakat, sosial, keagamaan, bukan aspek kesehatan," ujar Pepep kepada Tribuncirebon.com, Senin (3/8/2020).
Itu artinya, lanjut pria kelahiran asal Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka ini, ancaman virus Corona akan terus mengintai semua lapisan masyarakat, jika  mengabaikan protokol kesehatan.
Maka dari itu, masyarakat tidak boleh merasa bosan dalam menggunakan masker, menjaga jarak dan lain sebagainya.
"Sekali lagi relaksasi atau New Normal diterapkan itu, bukan berarti masalah Covid-19 sudah tamat. Itu pemahaman yang salah. Selagi vaksin dan obat virus belum ditemukan, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah," ucap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Majalengka ini.
Pepep juga menyarankan agar Gugus Tugas Covid-19 di semua tingkatan baik di pusat, provinsi dan di Majalengka, agar mereview atau mendesain kembali kebijakan penanggulangan Covid-19.
Agar, penyebarannya tidak semakin meluas.
"Pemerintah perlu secara masif memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, tidak melakukan aktivitas berkerumun, mencuci tangan. Semua ini sebagai benteng pertahanan melawan serangan virus mematikan ini," papar Sekretaris Wilayah PPP Provinsi Jawa Barat tersebut.
Seperti diketahui, terdata saat ini, terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka berjumlah 28 orang yang sebelumnya hanya 25 orang.
Lalu, Probabel 6 orang, Suspek 671 orang dan kontak erat 352 orang.
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved