Breaking News:

Belajar Tatap Muka di Garut Akan Dimulai 14 Agustus, Masuk Sekolah Tidak Tiap Hari Siswa Disif

Para siswa juga diharuskan menggunakan masker dan akan dilakukan pengecekan suhu tubuh saat datang ke sekolah.

Instagram/Ridwan Kamil
Ilustrai belajar tatap muka. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Rencana sekolah tatap muka mulai disiapkan SMAN 6 Garut. Pihak sekolah menyebut masih menunggu instruksi dari Pemprov Jabar untuk memulai sekolah tatap muka.

SMA/SMK sederajat akan jadi yang pertama untuk melaksanakan sekolah tatap muka. Selain itu, sekolah tersebut harus masuk ke dalam zona hijau.

Kepala SMAN 6 Garut, Asep Suryana, mengatakan informasi yang didapatnya sekolah tatap muka bisa dimulai pada 14 Agustus. Namun keputusan resminya masih menunggu dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI Garut.

Asep menyebut, pihaknya tengah menyiapkan sarana untuk sekolah tatap muka sesuai protokol kesehatan. Utamanya penyediaan tempat cuci tangan bagi para siswa.

"Kami menunggu rencana dari KCD untuk pelaksanaannya supaya ada izin dan resmi. Tapi informasinya, sekitar tanggal 14 Agustus," ujar Asep saat dihubungi, Senin (3/8/2020).

Daftar Harga HP Vivo Terbaru Agustus 2020: Vivo X50 Rp 6,9 Juta, Vivo Z1 Pro Rp 3,4 Juta

Kisah Pahit Cewek PL Karaoke di Bandung, Gak Punya Duit buat Makan, Anak Kelaparan, Diusir dari

Rilis 6 Agustus 2020 Inilah Spesifikasi dan Bocoran Harga HP Oppo Reno 4 dan Reno 4 Pro

Menurutnya, adaptasi kebiasaan baru (AKB) perlu diterapkan saat tatap muka diberlakukan. Dari jumlah siswa sebanyak 1.200, Asep menambahkan tak akan sekaligus masuk sekolah.

Pihaknya akan membagi siswa ke beberapa kelompok untuk bisa belajar tatap muka di sekolah yang berada di Kecamatan Tarogong Kidul itu. Namun teknisnya juga masih dirancang menunggu keputusan dari KCD.

"Tatap muka tak sekaligus dilakukan tapi dibagi-bagi dulu selama 14 hari. Kalau ternyata aman, baru nanti diperpanjang lagi. Melihat kondisinya dulu," ucapnya

Rencananya saat sekolah tatap muka nanti, hanya ada maksimal 18 siswa setiap kelasnya. Bahkan jumlah siswa per kelas bisa jadi lebih sedikit.

Para siswa juga diharuskan menggunakan masker dan akan dilakukan pengecekan suhu tubuh saat datang ke sekolah.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved