Breaking News:

Arus Mudik Idul Adha

Sempat Dilarang Mudik Pada Idul Fitri, Warga Memilih Mudik di Idul Adha Kali Ini

General Manager Operation PT LMS, Suyitno, mengatakan, larangan itu membuat masyarakat mudik pada Iduladha.

Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com
Antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/7/2020). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Arus kendaraan yang melintasi Tol Cipali selama Idul Adha lebih banyak dibanding saat Idulfitri.
PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku operator Tol Cipali memprediksi hal itu dikarenakan adanya larangan mudik ketika Idulfitri imbas Pandemi Covid-19.
General Manager Operation PT LMS, Suyitno, mengatakan, larangan itu membuat masyarakat mudik pada Iduladha.
Antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/7/2020).
Antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/7/2020). (Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com)
Karenanya, menurut dia, volume kendaraan yang melintas di Tol Cipali selama Idul Adha 2020 lebih tinggi dibanding saat Idulfitri maupun Iduladha tahun lalu.
"Dari informasi yang kami terima memang Iduladha ini dimanfaatkan untuk mudik, karena saat Idulfitri sempat dilarang," ujar Suyitno saat ditemui di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/7/2020).
Ia mengatakan, peningkatan volume kendaraan selama Iduladha 2020 dibanding momen yang sama pada tahun lalu mencapai 40 persen.
Pada H-1 Idul Adha 2019 jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mencapai 30 ribuan unit.
Sementara pada H-1 Idul Adha kali ini kendaraan yang melintasi Tol Cipali dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mencapai 40 ribuan unit.
"Momen Idul Adha juga bertepatan dengan libur panjang akhir pekan, sehingga masyarakat memilih mudik," kata Suyitno.
Sementara pemudik asal Solo, Jodi (43), mengakui sengaja mudik ke kampung halamannya pada Idul Adha kali ini.
Seban, pada momen Idulfitri lalu ia dan keluarganya bertahan di Jakarta akibat Pandemi Covid-19 sehingga tidak dapat mudik.
Ia pun mengakui lalu lintas di Tol Cipali cukup padat, bahkan sempat antre saat hendak keluar GT Palimanan.
"Idulfitri enggak mudik, dan kebetulan ada perlu juga di kampung, jadi sekalian saja mudiknya sekarang," ujar Jodi.
Lebih Banyak dari Tahun Lalu
Jumlah kendaraan yang melintasi Tol Cipali pada Idul Adha 2020 lebih banyak dibanding tahun lalu.
Bahkan, PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku operator Tol Cipali mencatat peningkatannya mencapai 40 persen.
General Manager Operation PT LMS, Suyitno, mengatakan, pada H-1 Idul Adha 2019 jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mencapai 30 ribuan unit.
Sementara pada H-1 Idul Adha kali ini kendaraan yang melintasi Tol Cipali mencapai 40 ribuan unit.
"Prediksi kami kenaikan volume kendaraan di Tol Cipali mencapai 29 persen, tapi realisasinya lebih besar hingga 30 - 40 persen," kata Suyitno kepada Tribuncirebon.com, Jumat (31/7/2020).
Ia mengatakan, pada Kamis (31/7/2020) jumlah kendaraan yang melintasi Tol Cipali dari Arah Jakarta maupun sebaliknya mencapai 55 ribuan unit.
Pihaknya memprediksi puncak arus mudik Idul Adha telah terjadi pada Kamis malam.
Saat itu, jumlah kendaraan yang melintasi Tol Cipali menyentuh angka 9 ribuan unit pertiga jamnya.
Namun, pada Jumat pukul 09.00 WIB - 12.00 WIB arus kendaraan di Tol Cipali masih tinggi dan mencapai 9600-an unit.
"Tapi, secara umum arus lalu lintasnya ramai lancar dan terkendali, antrean kendaraan di gardu tol juga normal," ujar Suyitno.
Saat ini, pihaknya mengoperasikan 16 gardu untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan empat gardu untuk arah sebaliknya.
Volume Kendaraan Meningkat Signifikan
Volume kendaraan yang melintas di GT Palimanan Tol Cikampek - Palimanan (Cipali) tampak melonjak, Jumat (31/7/2020).
Antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, terlihat cukup panjang.
PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku operator Tol Cipali mencatat lonjakan kendaraan berlangsung sejak Kamis (30/7/2020) pagi.
General Manager Operation PT LMS, Suyitno, mengatakan, kondisi tersebut masih berlangsung hingga kini.
Namun, pihaknya memastikan arus kendaraan masih ramai lancar hanya kendaraan yang akan keluar Tol Cipali melalui GT Palimanan sedikit antre.
"Dari kemarin sampai siang ini arus kendaraannya masih ramai lancar," ujar Suyitno saat ditemui di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/7/2020).
Ia mengatakan, kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah cukup banyak.
Selain itu, pengendara yang datang dari Jawa Tengah menuju Jakarta juga cukup ramai meski tidak seperti jalur sebaliknya.
Pihaknya memprediksi lonjakan arus mudik Idul Adha itu berlangsung hingga hari ini.
"Kami perkirakan hari ini terakhir adanya peningkatan volume kendaraan dari Jakarta menuju Jawa Tengah," kata Suyitno.
Berdasarkan data, pihaknya mencatat jumlah kendaraan yang melintasi Tol Cipali dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah hingga sore ini mencapai 25 ribuan unit.
Sementara jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta mencapai 5 ribuan unit.
Saat ini, pihaknya mengoperasikan 16 gardu untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan empat gardu untuk arah sebaliknya.
"Jumlah kendaraan yang melintasi Tol Cipali hari ini tidak sebanyak kemarin," ujar Suyitno.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved