Breaking News:

Majalengka Menempati Urutan ke 6 Indeks Desa Membangun Tertinggi di Provinsi Jawa Barat

IDM ini merupakan komulatif dari tiga indikator komposit, di antaranya ketahanan ekonomi, ketahanan sosial dan ketahanan lingkungan.

NOVA/Healza Kurnia Hendiastutjik
Terasering Panyaweuyan Argapura di Majalengka 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Perkembangan Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Majalengka dinilai cukup baik dari kabupaten/kota lain di Jawa Barat. 
Alhasil kota angin berada di urutan 6 di tingkat Provinsi Jawa Barat dan 59 secara Nasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Majalengka, Umar Ma'ruf menyebutkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ada target indikator kinerja daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.
Targetan capaian indikator itu salah satunya perkembangan desa. 
"Tolak ukur bagaimana desa itu dari IDM. IDM Majalengka sendiri berstatus maju di tingkat provinsi Jawa barat dan menduduki ranking ke-6. Bahkan, secara nasional Kabupaten Majalengka dinilai cukup baik dengan berada pada ranking 59 dari 434 kabupaten/kota yang masih ada desanya," ujar Umar saat ditemui di Pendopo, Kamis (30/7/2020).
Merujuk Permendes nomor 2 tahun 2016 tentang indeks desa membangun (IDM), RPJMD visi dan misi Bupati Majalengka Raharja mewujudkan kemandirian desa berbasis ekonomi desa dan kegotong royongan.
"Kami (DPMD) memiliki kebijakan teknis di bidang itu guna meningkatkan perkembangan desa. Tahun 2019 lalu IDM sudah menjadi program dalam menentukan indikator desa mandiri maju dan berkembang," ucapnya.
Umar mengungkapkan, IDM menjadi sebuah target dari Kementerian Perdesaan yang menjabarkan visi presiden, yakni membangun negara dari desa.
IDM ini merupakan komulatif dari tiga indikator komposit, di antaranya ketahanan ekonomi, ketahanan sosial dan ketahanan lingkungan. 
"Ini merupakan protap agar setiap kepala desa statusnya merubah mindset dan pola pikir dalam membangun desa. Tingkatan itu di atur pada RPJMDes dan RKPDes setiap tahunnya," jelas dia.
Pihaknya mengaku, telah memiliki Program Penajaman Penyusunan Rencana RPJMDes maupun RKPDes (Pusaka Desa).
Nantinya, pihaknya akan mengawal termasuk menyosialisasikan untuk perencanaan di tahun berikutnya.
Mantan kepala Dinas Perdagangan ini menambahkan, IDM terus dinilai oleh kementerian setiap tahun pada triwulan I dan II dan penilaian kepada tiga indikator komposit tersebut.
Di Majalengka, DPMD itu memiliki target per tahun untuk mengejar indikator tahun 2020, yakni menarget 10 desa.
"Ternyata Alhamdulillah di luar ekspektasi bagaimana RKPDes tahun kemarin di susun dengan Perbup 37 tahun 2019 tentang strategi pencapaian kemandirian desa di Kabupaten Majalengka. Kami telah membuat buku Pedoman IDM, tim coaching clinic guna memberikan arahan dan bimbingan, PMD award yang merupakan inovasi ingin memberikan penghargaan kepada desa naik status," kata Umar.
Menurut dia, secara nasional sejatinya program tersebut di Kabupaten Majalengka sudah selesai semua di bulan awal Juli kemarin.
Desa Mandiri yang sebelumnya dua menjadi 23 di tahun 2020 ini. Artinya, target tersebut sudah terlampaui.
Kemudian disusul desa maju dari 58 menjadi 126 desa. Kemudian Desa Berkembang dari 254 berkurang 181 karena jumlah desa lain naik status. 
"Sementara untuk Desa tertinggal dari 16 menjadi nol. Ada loncatan maju di tahun 2019 karena di Majalengka tidak ada desa sangat tertinggal," terangnya.
Di samping itu, targetan itu sudah melewati tahun 2021 hingga sudah tercapai di tahun 2022.
Targetan itu, karena ada 35 desa mandiri selama 5 tahun bisa tercapai sebelum 2024 mendatang. 
"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati Majalengka serta OPD terkait dan kepala desa, camat, tenaga ahli pendamping lokal desa. Dilihat dari perencanaan tadi, mudah mudahan desa yang mandiri dan maju tidak rubah atau turun lagi kedepannya," harapnya. 
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved