Breaking News:

H-1 Idul Adha 1441 H, Arus Lalin di Nagreg Meningkat, Kapolresta Bandung: Ini Bukan Waktunya Mudik

Dengan kondisi pandemi Covid 19, Hendra mengatakan, pihaknya selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid.

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Lutfi Ahmad Mauludin
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan saat meninjau arus mudik H-1 Iduladha di Cikaledong, Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (30/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Di Nagreg yang merupakan Jalur dari Kanupaten Bandung menuju, Garut, Tasikmalaya, Jawa Tengah dan lainnya, pada H-1 Idul Adha, Kamis (30/7/2020)  ini terdapat peningkatan frekuensi kendaraan jika dibandingkan dengan hari biasa.

Menurut Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, kini bukan waktunya mudik.

"Perlu kami sampaikan, bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk mudik (sebab adanya Covid 19)," ujar Hendra, di Cikaledong, Namgreg, Kamis (30/7/2020).

Hendra mengatakan, walau demikian, terlihat bahwa memang ada peningkatan arus mudik (dari Kabupaten Bandung) ke arah Limbangan (Garut).

"Jika dibandingkan dengan hari-hari biasa," ujar Hendra.

Ini Harga dan Spesifikasi Oppo Reno 4 dan Reno 4 Pro yang Akan Dirilis Agustus 2020

INI Jadwal Pencairan Gaji ke-13 dan Uang Pensiunan PNS 2020, Ada 6 Tunjangan Lain Selain Gaji Pokok

Update Daftar Harga Hp Oppo Juli 2020, Lengkap Bocoran Harga dan Spesifikasi Oppo Reno 4, Reno 4 Pro

Dengan kondisi pandemi Covid 19, Hendra mengatakan, pihaknya selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid.

"Selalu pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak," katanya.

Untuk arus mudik Idul Adha ini kata Hemdra, Polresta Bandung, menggerakkan pasukan sebanyak 622 personel, di tempat kurban dan mesjid 369 personel.

"Kami juga siapkan tim pengurai, apabila terjadi kemacetan, harapan kita tidak terjadi karena ini bukan waktunya untuk mudik," tuturnya.

"Di pos gatur ada 277 personel yang sudah kami ploting di berbagai titik, termasuk di lokasi wisata," kata dia.

Saat diainggung penyekatan, Hendra memaparkan, penyekatan baru akan di lakukan bila kondisinya tak memungkinkan.

"Kalau sekarang kondisinya masih sangat memungkinkan, artinya tidak perlu penyekatan, maupun oneway. Mudah-mudahan, diharapkan tetap seperti ini karena kami imbau, kini waktunya bukan untuk mudik," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved