Breaking News:

Walaupun Zona Kuning, Dangdut Tetap Boleh Pentas di Ciamis, tapi Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi

Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya memperbolehkan penampilan panggung dangdut. Meski saat ini Ciamis

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Ilustrasi panggung hiburan. Tak ada berkaitan dengan isi berita. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Bupati Ciamis  H Herdiat Sunarya memperbolehkan penampilan panggung dangdut. Meski saat ini Ciamis dalam penanganan Covid-19 masih masuk zona kuning.

“Dangdut boleh, asal dalam penampilan terbatas. Seperti pada hajatan (resepsi pernikahan),” ujar Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya kepada Tribun dan wartawan lainnya usai membuka Muscab II Apdesi Ciamis di Hotel Tyara Ciamis, Selasa (28/7/2020).

Penampilan terbatas tersebut menurut bupati, panggungnya bukan di lapangan terbuka, tetapi di tempat atau ruangan khusus, tidak ada penonton yang naik panggung, tidak ada anak-anak dan mematuhi protokol kesehatan. Baik itu pakai masker, jaga jarak dan  tersedia tempat untuk cuci tangan dengan sabun.

Sampai saat ini pembukaan tempat hiburan atau penampilan hiburan, menurut Herdiat, sifatnya masih terbatas. Semantara panggung terbuka di tempat umum seperti di lapangan dengan kehadiran banyak orang (massa) atau banyak penonton belum diperbolehkan.

 Surat dari Komite Etik Sudah Keluar Enam Tempat Uji Vaksin Covid-19 di Bandung Lakukan Persiapan

“Sifatnya masih terbatas. Tempatnya juga terbatas seperti di arena hajatan. Yang hadir juga terbatas orangnya, jam tayangnya juga terbatas. Mau yang tampil dangdut, atau seni lain boleh. Tetapi tentu tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Bupati Ciamis sendiri sudah menggeluarkan surat edaran (SE) No :100/76-Huk/2020 tertanggal  27 Juli 2020 tentang Pembukaan Objek Wisata, Hotel, Restoran, tempat hiburan, kafe dan penyelenggaraan even di Ciamis. Surat Edaran tersebut ditujukan kepada camat dan seluruh kepala desa di Ciamis.

Pembukaan kembali objek wisata, hotel, restoran, tempat hiburan, kafe dan penyelenggaraan even tersebut, menurut Herdiat, dengan maksud untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kalangan pelaku seni maupun pelaku usaha sektor wisata.

 Kemudahan Aktifitas Daring Masyarakat XL Axiata Hadirkan Paket “Xtra Conference” dan “Xtra Edukasi”

Namun semuanya itu harus mentaati berbagai pembatasan sejalan dengan protokol kesehatan. Pengunjung atau penonton hanya 20 % dari kapasitas gedung atau tempat wisata. Dan itupun tidak lebih dari 30 orang. Waktu penampilan hiburan juga dibatasi dari jam 08.00 smpai 23.00.

Lokasi atau gedung tempat hiburan harus disemprot desinfekctan sebelum dan sesudah acara. Pengunjung yang masuk harus dicek suhu tubuhnya dengan thermos gun, dan harus menggunakan masker dan terlebih dahulu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Dan di dalam ruangan atau lokasi harus tetap jaga jarak.

“Tidak ada penonton yang naik ke pentas bagi kegiatan atau pegelaran yang mengundang banyak penonton.  Kegiatannya tidak melibatkan anak-anak balita (dibawah umur 5 tahun, tidak melibatkan ibu hamil dan orang sakit,” jelas Herdiat.

Untuk penampilan hiburan penyelenggara tidak hanya harus mendapat izin dari kepolisian tetapi juga harus ada rekomendasi dari gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19.

Dari 10 point ketentuan yang tercantum pada SE No 100/76-Huk/2020 tersebut ada yang tidak terpenuhi pihak berwewenang dapat memberikan sanksi berupa teguran atau pembubaran kegiatan. Pihak penyelenggara harus bertanggungjawab penuh.

Senin (27/7) puluhan pelaku seni dangdut yang tergabung dalam Forum  Musisi, Artis dan Sound Sistem Ciamis (Formasic) dan Paguyuban Artis Musik Dangdut Banjarsari  mendatangi Kantor Bupati Ciamis untuk beraudiensi.

Menyampaikan keluhan karena terpaksa menganggur sejak bulan Maret gara-gara Covid-19. Mereka menuntut agar bisa diizinkan lagi tampil, mentas beraktivitas. Dan keinginan tersebut dikabulkan dengan terbitnya SE No 100/76-huk/2020 tersebut

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved