Breaking News:

Hajatan dan Resepsi Pernikahan di Ciamis Boleh Gelar Dangdutan, Ini Syaratnya

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya memperbolehkan penampilan panggung dangdut.

freepik.com
Ilustrasi pernikahan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM ,CIAMIS – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya memperbolehkan penampilan panggung dangdut.

Meski saat ini, Ciamis dalam penanganan Covid-19 masih masuk zona kuning.

“Dangdut boleh, asal dalam penampilan terbatas. Seperti pada hajatan (resepsi pernikahan),” ujar Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya kepada Tribun dan wartawan lainnya usai membuka Muscab II Apdesi Ciamis di Hotel Tyara Ciamis, Selasa (28/7).

Daftar Harga HP Murah di Bawah Rp 3 Juta, Lengkap dengan Spesifikasi: Samsung, Redmi, Vivo, Oppo

Penampilan terbatas tersebut menurut bupati, panggungnya bukan di lapangan terbuka, tetapi di tempat atau ruangan khusus, tidak ada penonton yang naik panggung, tidak ada anak-anak dan mematuhi protokol kesehatan.

Baik itu pakai masker, jaga jarak dan  tersedia tempat untuk cuci tangan dengan sabun.

Sampai saat ini pembukaan tempat hiburan atau penampilan hiburan menurut Bupati Herdiat sifatnya masih terbatas.

Semantara panggung terbuka di tempat umum seperti di lapangan dengan kehadiran banyak orang (massa) atau banyak penonton belum diperbolehkan.

Hasil Swab Ratusan Orang yang Kontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19 Klaster Plered Cirebon

Nino Elkasih Nangis Saat Bertemu dengan Melaney Ricardo dan Ruben Onsu, Ini Permintaanya

“Sifatnya masih terbatas. Tempatnya juga terbatas seperti di arena hajatan. Yang hadir juga terbatas orangnya, jam tayangnya juga terbatas. Mau yang tampil dangdut, atau seni lain boleh. Tetapi tentu tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Bupati Ciamis sendiri sudah menggeluarkan surat edaran (SE) No :100/76-Huk/2020 tertanggal  27 Juli 2020 tentang Pembukaan Objek Wisata, Hotel, Restoran, tempat hiburan, kafe dan penyelenggaraan event di Ciamis.

Surat Edaran tersebut ditujukan kepada camat dan seluruh kepala desa di Ciamis.

Pembukaan kembali objek wisata, hotel, restoran, tempat hiburan, kafe dan penyelenggaraan event tersebut,  menurut Bupati Herdiat  untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kalangan pelaku seni maupun pelaku usaha sektor wisata.

DISKON Tarif KA Jarak Jauh Sambut Idul Adha Mulai 30 Juli Sampai 2 Agustus, Ini Daftar KA & Tarifnya

Namun, semuanya itu harus mentaati berbagai pembatasan sejalan dengan protokol kesehatan.

Pengunjung atau penonton hanya 20 % dari kapasitas gedung atau tempat wisata. Dan itupun tidak lebih dari 30 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved