Breaking News:

27 Kecamatan di Garut Masuk Zona Hijau, SMA/SMK Bisa Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya

Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI Garut tengah mempersiapkan pembukaan sekolah tatap muka untuk SMA/SMK

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana pengenalan sekolah kepada para siswa baru kelas 7 di SMPN 1 Majalengka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNCIRBEBON.COM, GARUT - Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI Garut tengah mempersiapkan pembukaan sekolah tatap muka untuk SMA/SMK. Sejumlah kecamatan di Garut sudah berada di zona hijau.

Kepala KCD Wilayah XI Garut, Asep Sudarsono, mengatakan, pihaknya tengah membuat instrumen untuk memeriksa kesiapan sekolah melaksanakan tatap muka. Sesuai prosedur, harus ada izin dari orang tua dan kesiapan sekolah.

"Sarana di sekolah juga harus disiapkan. Terutama untuk protokol kesehatan. Selain itu SDM (sumber daya manusia) dan kurikulum akan diverifikasi dulu," ujar Asep, Selasa (28/7/2020).

Di Kabupaten Garut, lanjutnya, ada 27 kecamatan yang masuk zona hijau. Namun meski ada di zona hijau, belum semua sekolah bisa melakukan tatap muka. Harus ada syarat yang dipenuhi.

"Harus konfirmasi ke sekolah, apakah siap lakukan AKB (adaptasi kebiasaan baru). Soalnya untuk mencegah penyebaran Covid-19," katanya.

Daftar Harga HP Oppo Edisi Terbaru, Termasuk yang Baru Rilis, Paling Murah Harga Mulai Rp 1 Jutaan

Daftar Harga HP Oppo Edisi Terbaru, Termasuk yang Baru Rilis, Paling Murah Harga Mulai Rp 1 Jutaan

Daftar Harga Sepeda Lipat Berkualitas di Bawah Rp 5 Juta: Element, Dahon Ion, Pacific Hingga United

Asep menyebut, perlu waktu tiga pekan untuk merekap kesiapan sekolah. Terkait kemungkinan pembukaan sekolah, Asep mengaku masih harus menunggu instruksi dari Pemprov Jabar.

"Kami harus koordinasi juga dengan Pemkab. Nanti analisis siswa berasal dari mana untuk pemetaannya," ujarnya.

Siswa yang sakit, lanjutnya, tak diberi izin untuk sekolah. Dalam sekolah tata muka, paling penting harus disiapkan sarana protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker, penyediaan tempat cuci tangan, dan jaga jarak saat siswa belajar.

Dari 27 kecamatan yang masuk zona hijau, kebanyakan berasal dari wilayah selatan, seperti Cikelet, Cisompet, Talegong, hingga Rancabuaya.

Sedangkan di wilayah utara, Kecamatan Leles, Limbangan, Cibiuk, dan Malangbong jadi daerah yang bisa menerapkan sekolah tatap muka.

Di wilayah perkotaan, baru Kecamatan Samarang dan Tarogong Kidul yang sudah bisa melakukan sekolah tatap muka. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved