Breaking News:

Pelaksanaan New Normal

Mulai Hari Ini, Jabar Berlakukan Sanksi Denda dan Sosial bagi yang Gak Pakai Masker, Pakai Maskermu!

Pemberlakukan hukuman denda atau sanksi sosial bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker di tempat umum, mulai Senin, 27 Juli 2020.

ISTIMEWA
Pengendara yang membandel tidak mengenakan masker langsung dihukum push-up oleh petugas di Jalan DI Panjaitan Indramayu, Sabtu (9/5/2020) sore 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi memberlakukan hukuman denda atau sanksi sosial bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker di tempat umum, mulai Senin, 27 Juli 2020.

Satpol PP, TNI, dan Polri, akan menjadi pihak yang menertibkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tersebut di lapangan.

Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, mengatakan sampai Minggu (26/7/2020), pihaknya masih menunggu finalisasi rancangan peraturan Gubernur Jabar mengenai aturan tersebut.

"Sebelum kegiatan operasi pengenaan sanksi administratif bagi yang tidak menggunakan masker (protokol kesehatan) di Jabar, Satpol PP Provinsi Jabar dan Satpol PP Kabupaten dan Kota se-Jabar sedanf menunggu finalisasi rapergub menjadi Pergub Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan PSBB dan AKB dalam Penanggulangan Covid-19 di Daerah Provinsi Jabar," katanya melalui ponsel, Minggu (26/7/2020).

Ade mengatakan, pengenaan sanksi denda dengan uang tidak dilakukan secara tunai, melainkan melalui transfer ke rekening kas daerah provinsi atau kabupaten dan kota.

"Pengenaan sanksi admnistratif secara berjenjang, mulai dari sanksi ringan, sedang, dan berat. Sanksi berat yaitu pengenaan denda Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu kepada pelanggar protokol kesehatan," katanya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan sanksi tidak hanya bagi warga Jawa Barat. Sanksi ini juga akan berlaku bagi masyarakat luar Jawa Barat yang sedang berwisata atau beraktivitas di Jawa Barat.

 

“Tanggal 27 Juli 2020 kita akan ada denda Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu kepada mereka yang tidak pakai masker di ruang publik, karena diedukasi sudah, ditegur dengan surat tilang sudah, sekarang karena tingkat kedisiplinannya rendah, maka ditindak dengan denda,” ucap Emil di Gedung Pakuan, Selasa (14/7/2020).

Penilangan atau penarikan denda kepada mereka yang melanggar, katanya, akan dilakukan oleh Satpol PP, Polisi, dan TNI, atas nama Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat.

Proses tilang berdenda ini akan dilakukan menggunakan e-tilang via aplikasi Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat). Dana denda akan masuk ke kas daerah sesuai Peraturan Gubernur yang dirancang.

 

“Denda ini termasuk kepada pengunjung dari luar Jabar. Siapa yang datang ke tanah Jawa Barat, harus ikut aturan Jawa Barat,” katanya.

Aturan pengenaan masker ini dikecualikan pada saat sedang pidato, sedang makan atau minum, sedang berolahraga kardio tinggi, atau sedang melakukan sesi foto sesaat. (*)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved