Breaking News:

Kasus Corona Kab Cirebon Bertambah

Dinkes Kabupaten Cirebon Temukan 155 Orang Kontak Erat Dua Pasien Positif Covid-19 Klaster Losari

Ia mengakui jumlah kontak erat dua pasien klaster Losari tersebut bisa bertambah karena tracing contact masih dilakukan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni (kanan). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mencatat ada 155 orang yang kontak erat dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, seluruh kontak erat itupun telah menjalani swab test pada Sabtu - Minggu (25-26/7/2020).

Namun, hingga kini pihaknya belum menerima hasil uji laboraturium dari swab test tersebut.

"Mereka sudah diswab test, tapi hasilnya belum keluar, kami masih menunggu," ujar Enny Suhaeni saat konferensi pers di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati, Jalan Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Senin (27/7/2020).

Ia mengatakan, kontak erat itu terdiri dari keluarga pasien, seluruh petugas Puskesmas Losari, dan pasien yang sempat dirawat di Puskesmas Losari.

Daftar Harga HP Murah di Bawah Rp 3 Juta, Lengkap dengan Spesifikasi: Redmi, Vivo, Oppo, Samsung

Harga dan Spesifikasi Oppo Reno 4 serta Reno 4 Pro yang Bakal Dirilis Bulan Agustus Mendatang

INI Cara Mencegah Hipertensi, Untuk Anda yang Punya Riwayat Tekanan Darah Tinggi dalam Keluarga

Pasalnya, salah seorang pasien klaster Losari merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Losari.

Enny berharap, hasil uji laboraturium dari 155 orang yang kontak erat tersebut negatif.

Ia mengakui jumlah kontak erat dua pasien klaster Losari tersebut bisa bertambah karena tracing contact masih dilakukan.

"Tracing masih berjalan, kalau ada penambahan kontak erat langsung diswab test," kata Enny Suhaeni.

Pihaknya juga telah menutup sementara Puskesmas Losari sejak 25 Juli 2020.

Ia mengatakan, seluruh kontak erat dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 juga telah diimbau tidak keluar rumah untuk sementara waktu.

Menurut dia, hal tersebut bertujuan mencegah penyebaran virus corona lebih meluas di kawasan Losari.

"Penyebaran klaster Losari ini berawal dari kasus probable yang sempat dirawat di Puskesmas Losari pada 21 Juli 2020," ujar Enny Suhaeni.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved