Breaking News:

Kisruh Golkar Indramayu

Partai Golkar Indramayu Kisruh, Kubu Daniel Mutaqin Geruduk Sekretariat Cekcok dengan Kubu Syaefudin

Ia menyampaikan, massa yang datang ke Sekretariat DPD Golkar Indramayu hanya ingin beraktivitas sebagaimana kader partai pada umumnya.

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Acara webinar pengumuman keputusan Dirjen IKP Kemkominfo tentang Penerima penghargaan Media Centre Daerah Tingkat Nasional Tahun 2019 di Indramayu Command Center (ICC) Pendopo Indramayu, Rabu (22/7/2020). 

"Ini kan rumah kita sebagai kader kita ingin beraktivitas juga di Sekretariat DPD Golkar Indramayu," ujar dia.

Daniel Mutaqin Syafiuddin juga mengaku kurang paham dari mana massa yang datang tersebut, karena kondisi Kabupaten Indramayu yang sedang memanas sehingga menimbulkan hal tersebut.

Ditegaskan Daniel Mutaqin Syafiuddin, pihaknya menampik adanya klaim untuk menguasai dari salah satu kubu di DPD Partai Golkar Indramayu.

"Kita adalah keluarga semua tidak ada saling menduduki ini hanya miss komunikasi saja," ujarnya. 

Akan Lapor Polisi

 Imbas dari aksi penggerudukan Sekretariat DPD Golkar Indramayu hari ini, para pengurus partai mengancam akan laporkan Daniel Mutaqin Syafiuddin dan Hilal Himawan ke polisi.

//

Hal tersebut disampaikan Kuasa Hukum DPD Partai Golkar Indramayu, Mahpudin kepada awak media di DPRD Kabupaten Indramayu, Jumat (24/7/2020) malam.

Mahpudin menegaskan, besok para pengurus DPD Partai Golkar Indramayu akan mendatangi Mapolres Indramayu melaporkan aksi tidak terpuji tersebut.

"Ini yang kami sesalkan dan kami pertimbangkan untuk menempuh langkah langkah hukum terhadap saudara Daniel Mutaqin Syafiuddin dan Hilal Himawan yang notabenenya adalah anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Barat tapi tidak mengerti etika, tidak mengerti tata organisasi," ujar dia.

Ia juga menyayangkan, kejadian yang terjadi sore tadi. Akibatnya Sekretariat DPD Partai Golkar Indramayu diambil alih oleh polisi hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Menurut Mahpudin massa yang menggeruduk Sekretariat DPD Partai Golkar Indramayu secara paksa tersebut karena ingin menguasai sekretariat partai setempat.

Mereka tidak terima atas hasil Musyawarah Daerah (Musda) X yang digelar pada 16 Juli 2020 kemarin yang memenangkan Syaefudin sebagai ketua.

Sementara itu, Daniel Mutaqin Syafiuddin mengatakan, aksi sore tadi sama sekali tidak ada kaitannya dengan hasil Musda beberapa hari yang lalu.

Ia menegaskan, hasil Musda secara sepenuhnya merupakan kewenagan pimpinan dalam hal ini DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat dan DPP Partai Golkar.

Pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menilai itu sah atau tidak.

"Tapi saat ini DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat sudah membuat surat pernyataan bahwa ini tidak sah karena tidak ada perwakilan dari provinsi dan itu yang menyampaikan DPD provinsi bukan dari saya, hitam di atas putihnya juga sudah dikeluarkan oleh DPD Provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved