Breaking News:

Investasi Masuk ke Jabar, Kang Emil Bilang Ada 60 Ribu Loker Baru, 'Intina Mah Aya Sumber Pigaweeun'

Kang Emil menjelaskan, lowongan kerja tersebut akan didahulukan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/m Rizal Jalaludin
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat hadiri acara Kejaksaan di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2020) 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan, akan hadir 60.000 lowongan kerja, di Jawa Barat.

Saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Ridwan Kamil mengatakan, adanya lowongan tersebut karena investasi di Jawa Barat meningkat jadi Rp 57,9 triliun, sehingga penanaman investasi itu akan membuat  60.000 lowongan kerja.

"Ada yang sangat menggembirakan, kami menduga selama ini investasi akan turun, ternyata malah meningkat, sekitar 57 triliun masuk di jawa barat, menghasilkan 60.000 lowongan kerja. Nanti kita atur supaya kena PHK itu bisa kembali bekerja, karena di PHK nya karena Covid-19, nah sekarang dikompensasi dengan kerjaan baru," ujar Kang Emil saapan karibnya, kepada Tribunjabar.id di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2020).

Kang Emil menjelaskan, lowongan kerja tersebut akan didahulukan kepada warga yang terdampak Covid-19.

"Jadi kena Covid-19 didahulukan terlebih dulu," jelasnya.

Daftar Harga HP Murah Vivo, Xiaomi, Samsung, Oppo, dan Realme di Bawah Rp 3 Juta Fitur Lengkap

Daftar Harga Sepeda Gunung Terbaru Merek United Mulai Rp 2 Juta Sampai Rp 5 Juta

Ia menyebutkan, lowongan kerja inu semuanya ada di bidang industri, karena investasi tersebut ada di bidang industri. Sementara itu, Emil tidak menyebutkan, untuk lulusan SMA, D1 maupun S1 lowongan kerja tersebut.

"Semua industri, karena investasi semua industri. Saya gak hapal soal itu (lulusan), intina mah aya sumber pigaweeun (intinya ada sumber pekerjaan)," kata Emil.

Solusi Pengurangan Pengangguran

Pengamat ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bagasasi, Santo Dewatmoko, mengatakan RUU Cipta Kerja yang tengah digodok di DPR RI dapat menjadi solusi percepatan pengurangan pengangguran jika disahkan menjadi Undang-Undang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved