Breaking News:

Hari Raya Idul Adha

DKP3 Majalengka Imbau Penyembelihan Hewan Tak Boleh Dilakukan Dulu Kalau Banyak yang Berkerumun

Perayaan hari besar tersebut identik dengan penyembelihan hewan kurban atas sumbangan masyarakat yang dinilai mampu.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Majalengka, dr Siti Norini Patimah 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hari Raya Idul Adha sebentar lagi tiba.

//

Perayaan hari besar tersebut identik dengan penyembelihan hewan kurban atas sumbangan masyarakat yang dinilai mampu.

Umumnya, hewan kurban tersebut dikumpulkan di satu tempat dan mulai pelaksanaan penyembelihannya selepas kegiatan salat Idul Adha berlangsung.

Dalam pelaksanaannya tersebut, biasanya masyarakat berbondong-bondong dan antusias untuk menyaksikan.

Terlebih, kepada warga yang memang telah menyumbangkan hewan kurban dan dihsruskan untuk menyaksikan proses pemotongannya.

Namun, pada tahun ini di tengah wabah Covid-19, ada sejumlah anjuran yang harus diperhatikan oleh masyarakat terkait pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Majalengka, drs Siti Norini Patimah menjelaskan, untuk apra panitia kurban di wilayah Majalengka agar tidak memulai proses penyembelihan jika terjadi kerumunan oleh masyarakat.

Sebab, di tengah wabah Covid-19, tidak berkerumun menjadi salah satu pencegahan menularnya virus mematikan tersebut.

"Nah, kalau untuk masyarakat agar tidak usah datang untuk melihat penyembelihan hewan yang dikurbankan," ujar drs Siti kepada Tribuncirebon.com, Selasa (21/7/2020).

Sementara, untuk masyarakat yang hendak melihat hewan kurbannya disembelih, agar panitia telah menyiapkan sarananya, berupa kamera yang terhubung ke internet sehingga bisa diakses oleh masyarakat.

Sedangkan, untuk pelaksanaan pembagian daging kurban, panitia disarankan membagikannya ke rumah-rumah.

"Panitia yang boleh membagikan daging kurbannya, sedangkan masyarakat agar tetap berada di rumah," ucapnya.

"Hanya ada panitia saja yang berada di area penyembelihan hewan kurban, sedangkan masyarakat tetap berada di rumah saja," jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved