Breaking News:

Kuliner Kuningan

Tom Yum Kuliner Asal Thailand Kian Menjamur di Kota Kuda, Cocok dengan Suhu Kuningan

Tom Yum yang memiliki varian tertentu ini juga sangat cocok dengan lingkungan alam pegunungan seperti di Kota Kuda ini.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Ahmad Ripai/Tribuncirebon.com
Tom Yum Dapur Agra Food, Jalan Cut Nyak Dhien Kuningan 

Laporan Kontributor Tribuncirebon.com, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Makanan olahan asal Negeri Gajah Thailand yakni Tom Yum ternyata cepat populer dan banyak diburu masyarakat Kabupaten Kuningan.

Tom Yum yang memiliki varian tertentu ini juga sangat cocok dengan lingkungan alam pegunungan seperti di Kota Kuda ini. 

Menurut Duta Kuliner Kuningan yakni Ulfa Fajriyah saat ditemui di Cafe and Resto Agrafood, di Jalan Cut Nyak Dhien, Kuningan, mengatakan bahwa masakan Tom Yum memang cocok untuk lidah warga Indonesia.

"Apalagi dalam masakan berkuah ini memiliki citarasa tersendiri. Mulai ada rasa lada (pedas), asem dan manisnya itu membuat lidah terus bergoyang," kata Ulfa saat sedang menikmati Tom Yum Seafood, Minggu (19/7/2020).

Ulfa mengatakan, selain Kuningan sebagai daerah wisata alam dan hiburan lainnnya, Kuningan, akhir-akhir ini menjadi wisata kuliner yang banyak di kunjungi pengunjung.

"Contohnya, banyak wisata alam di Kuningan dilengkapi dengan aneka makanan atau kuliner sebagai jajanan pemuas pengunjung," katanya.

Tom Yum dapat dinimati sambil menghabiskan waktu akhir pekan.

Apalagi cuaca di Kuningan memasuki jelang musim kemarau, yang setiap malam sehunya mulai dingin karena disertai angin.

Lobster & Bubur Khas Bandung, Jadi Menu Favorit Dapur Orinda Kuningan, Bupati Pernah Coba Merasakan

Mau Berwisata ke Kuningan? Coba Jalur Palutungan, Banyak Tempat Wisata Alam dan Kuliner

"Pokoknya, meski Tom Yum bukan makana original nusantara, namun semua bahan bakunya asli Indonesia banget. Kebetulan tadi, saya icip-icip Tom Yum seafood yang di campur daging sapi," katanya.

Ulfa yang kerap merasakan masakan Chef Agrafood ini mengatakan, untuk Tom Yum ditaksir bisa menjadi the best menu di setiap daerah.

Sebab, selain penggemarnya kaula muda.

"Makanan Tom Yum mudah dibuat dan cepat saji. Tom Yum mana pun di Kuningan sudah kami rasakan," kata Ulfa.

"Tadi saya bayar Rp 35 ribu tanpa nasi," ujarnya.

Sementara, masih di tempat sama juru masak atau Chef Bambang saat ditanya mengatakan, cara pembuatan Tom Yum seafood tadi sama seperti banyak orang buat.

"Namun untuk takaran dan cara penyajian, tentu berbeda dan disesuaikan dengan standar operasional pegawai manajemen disini," katanya.

Niat dan Doa Salat Tahajud Lengkap dengan Bacaan Dzikir dan Keutamaannya

Bocah 5 Tahun yang Tewas dalam Toren di Cicalengka Diduga Dibunuh, Sang Ayah Tiba-tiba Menghilang

Bahan baku yang diperlukan dalam pembuatan Tom Yum tadi, kata dia, diantaranya ada Udang, Cumi-cumi, Daging Ayam, Daging Sapi, Jamur Kancing, Jamur Kuping.

"Pengolahan itu berbarengan dengan sayuran dan bumbu saat melakukan pemasakan tadi. Seperti dilengkapi Kembang Kol, Sereh, Laos, Jahe dan Daun Jeruk sebagai perasa asem dalam pembutan kuah tadi," katanya.

Menyinggung soal cara masak, kata Bambang, ini bergantung pada keterampilan dan skil dalam menakar berapa banyak bambu atau rempahan yang dibutuhkan.

"Pembuatannya tidak lebih dari 20 menit dengan suhu api cukup panas," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved