Breaking News:

Pulang Main Futsal, Anggota Polisi dari Polres Indramayu Ini Dikeroyok, Kepala Dihajar Pakai Palu

Seorang anggota polisi di jajaran Polres Indramayu menjalani perawatan serius seusai jadi korban pengeroyokan.

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi - Preman pasar di Medan aniaya anggota TNI Praka B, main keroyokan, usai korban cidera malah disekap 

Mereka sebelumnya bermain futsal bersama di lapangan tersebut.

"Di lapangan dari tim rombongan Andre ngeroyok rombongan tim saya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Mapolres Indramayu, Jumat (17/7/2020).

 UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia, 18 Juli 2020: 1.462 Kasus Baru, Total 83.130 Kasus

 Bocah 5 Tahun di Cicalengka Ditemukan Tewas di Dalam Toren, Hilang Sejak Kamis Malam

AL yang merasa kesal lalu menghasut rekannya yang lain untuk menghajar korban di area parkir.

Ia juga mengaku melayangkan pukulan sebanyak satu kali kepada korban di bagian kepala.

Dilanjut tersangka DMS yang juga memukul korban sebanyak 2 kali, dan tersangka CSK memukul sebanyak 3 kali.

Terakhir tersangka SMT, justru memukul bagian kepala korban sebanyak 3 kali dengan menggunakan martil.

Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hamzah Badaru mengatakan, atas perbuatan pelaku korban hingga kini harus mendapat perawatan serius.

Kepala korban bocor serta rahang korban patah akibat hantaman martil.

"Atas perbuatannya tersebut, para pelaku dikenakan Pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara," ujarnya.

Seorang Pelaku Sempat Kabur ke Jakarta

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved