Breaking News:

Pulang Main Futsal, Anggota Polisi dari Polres Indramayu Ini Dikeroyok, Kepala Dihajar Pakai Palu

Seorang anggota polisi di jajaran Polres Indramayu menjalani perawatan serius seusai jadi korban pengeroyokan.

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi - Preman pasar di Medan aniaya anggota TNI Praka B, main keroyokan, usai korban cidera malah disekap 

Selain itu, pelaku juga menghantam kepala korban dengan menggunakan martil atau palu.

 Tukang Becak Harus Keluarkan Rp 200 Ribu Lebih untuk Beli Kuota Anaknya Belajar Online

 Sebanyak 225 Tukang Becak di Indramayu Komitmen Berhenti Merokok Agar Bisa Beli Beras

"Pelaku secara bersama-sama memukuli korban ke arah kepala menggunakan kepalan tangan dan satu buah palu berukuran kecil," ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, para pelaku dikenakan Pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara.

Lima Pelaku

Diberitakan sebelumnya,  sebanyak 5 orang pelaku ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap anggota polisi di jajaran Polres Indramayu.

Mereka adalah AL (21) warga Desa/Kecamatan Sindang, DMS (25) warga Desa/Kecamatan Sindang, CSK (27) warga Desa Dukuh Kecamatan Indramayu, dan SMT (28) warga Desa Terusan Kecamatan Sindang.

Sedangkan satu orang lagi masih DPO, yaitu berinisial KSY.

Adapun anggota polisi yang dianiaya dengan cara dikeroyok dan dihantam martil atau palu itu diketahui bernama Andre Aziz Pratama (20) warga Desa Tegalsembadra, Kecamatan Balongan.

Kejadian tersebut terjadi di areal parkir lapangan futsal NCI Jalan Raya Pasar Baru Kelurahan Karangmalang Kecamatan/Kabupaten Indramayu pada Selasa (16/6/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.

Menurut pengakuan tersangka AL, ia melakukan aksi penganiayaan itu karena tim korban lebih dahulu mengeroyok timnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved