Breaking News:

Virus Corona Majalengka

Dua Orang Positif Covid-19, Pemkab Majalengka Berpikir untuk Berlakukan Kembali PSBB

Ketua umum Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 kabupaten Majalengka, Karna Sobahi menyebutkan bisa saja pihaknya kembali memberlakukan PSBB.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi. 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bertambahnya dua kasus Covid-19 baru di Kabupaten Majalengka membuat Pemkiab Majalengka mulai berfikir terkait pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Seperti diketahui masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Majalengka sudah memasuki pekan ketiga.
Hanya saja pada pekan tersebut terdapat penambahan dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Dua orang tersebut yakni asal Kadipaten dan Cingambul.
Ketua umum Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 kabupaten Majalengka, Karna Sobahi menyebutkan bisa saja pihaknya kembali memberlakukan PSBB.
Hanya saja saat ini, pihaknya masih memberlakukan dalam skala mikro.
“Namun itu semua bisa berubah bahkan sampai penutupan Blok atau Desa. Ini jika terjadi transmisi lokal demi memutus mata rantai penyebaran lebih jauh lagi,” ujar Karna.
Karna mengungkapkan, perubahan PSBB atau lockdown wilayah itu seperti pernah dilakukan pihaknya saat terjadinya kasus positif pada pasien 7.
Yakni, di Pemerintah Desa Sadomas untuk mengkarantina telah diinstruksikan kepada Pemerintah Kecamatan Rajagaluh dan Pemerintah Desa (Pemdes) Sadomas untuk karantina wilayah ketika ada salah satu warga terkonfirmasi positif covid-19.
Sementara, sampai hari ini kasus positif sudah berada di angka 9 kasus.
Dari jumlah itu, 6 di antaranya telah sembuh, 2 masih dalam perawatan dan 1 meninggal dunia.
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved