Breaking News:

3 Kasus Positif Covid-19 Kembali Ditemukan di Cianjur, Seorang Nakes & Orangtuanya Sudah Diisolasi

Tim langsung menyisir dan menelusuri ke tetangga sebanyak 1 RT dan menghabiskan 120 alat rapid test.

ISTIMEWA
Ilustrasi penanganan pasien covid-19 di RS Kuningan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin 

TRIBUNJCIREBON.COM, CIANJUR - Tiga kasus positif covid-19 kembali ditemukan setelah dua bulan Kabupaten Cianjur nihil kasus positif covid-19.

Kasus tersebut berawal dari tes swab massal yang dilakukan terhadap para tenaga kesehatan.

Juru bicara gugus covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan, dari hasil tes swab massal terhadap tenaga kesehatan terjaring satu orang pegawai Puskesmas.

"Awalnya dari tes swab massal yang diselenggarakan di pendopo semua tenaga kesehatan mendapat prioritas sasaran swab, ternyata dari semua nakes ada satu yang terjaring berinisial S," kata Yusman di kantor Gugus Tugas Covid-19 Cianjur, Jumat (17/7/2020).

Yusman mengatakan, karena terjaring satu tenaga kesehatan, maka setelah itu dilakukan swab ulang untuk tenaga kesehatan lainnya namun hasilnya negatif.

"Artinya bahwa tak ada mengurangi pelayanan di puskesmas tersebut, saat ini memang ada pembatasan pasien, tapi Puskesmas tetap buka," katanya.

Zodiak Besok, Sabtu 18 Juli 2020: Gemini Manjakan Diri Dengan Pijatan, Scorpio Dapat Kejutan

Kasus Covid-19 Meningkat, Empat Pintu Tol ke Bandung Ditutup

Sebanyak 225 Tukang Becak di Indramayu Komitmen Berhenti Merokok Agar Bisa Beli Beras

Yusman mengatakan setelah diketahui tenaga kesehatan dari puskesmas tersebut positif maka tim merapid tes anggota keluarga di rumah S sekitar 10 orang.

"Tiga orang reaktif dan dilakukan swab ulang. Hasilnya anaknya negatif, jadi hanya S dan kedua orangtuanya yang positif," katanya.

Tim langsung menyisir dan menelusuri ke tetangga sebanyak 1 RT dan menghabiskan 120 alat rapid test.

"Tadi malam sekitar 21.30 WIB dari surveilance dapat file tadi setelah dikonfirmasi sudah ada hasilnya tetangga tak ada yang reaktif," katanya.

Yusman mengatakan, berdasarkan skema alur penularan diduga berasal dari sang suami yang bekerja di DKI Jakarta.

"Suaminya sudah juga dan hasilnya positif, ia diisolasi di DKI Jakarta, sudah buat skema terjawab hasil swab labkes provinsi sumber dari DKI diimpor," katanya.

Yusman mengatakan tiga kasus positif baru diisolasi di vila di kawasan Pacet.

"Untuk penanganan dilakukan oleh dokter spesialis paru, pasien positif seorang tenaga kesehatan dan dua orangtuanya," katanya.(fam)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved