Breaking News:

Suka Duka Seniman di Indramayu yang Jadi Tukang Cukur, 'Yang Penting Bisa Beli Lauk Pauk'

Dengan menggunakan motor dan membawa peralatan cukur ia mengelilingi kampung untuk mencari warga yang ingin memakai jasanya.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Wata (50) seorang seniman asal Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu saat mencukur warga, Kamis (16/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kalangan seniman di Kabupaten Indramayu menjadi elemen masyarakat yang sangat terdampak Covid-19.

Tawaran manggung pun hilang dalam 4 bulan terakhir karena tidak adanya izin dari pemerintah.

Salah satunya yang dirasakan Wata (50). Seniman asal Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg ini bahkan harus banting setir menjadi tukang cukur keliling demi memenuhi kebutuhan di tengah pandemi.

Dengan menggunakan motor dan membawa peralatan cukur ia mengelilingi kampung untuk mencari warga yang ingin memakai jasanya.

Ia juga bersedia mendatangi rumah warga bilamana ada yang menghubunginya langsung.

Daftar Harga HP Vivo Bulan Juli 2020, Dilengkapi Bocoran Harga Vivo X50 Pro dan Vivo X50

Presiden Jokowi dan Istri Pesan Sepeda Lipat Kreuz Buatan Bandung, Harganya Masih Rahasia

Bocoran Harga Vivo X50 dan Vivo X50 Pro, Dirilis Kamis 16 Juli 2020, Ini Spesifikasi Lengkapnya

"Yang penting saya bisa beli lauk pauk," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (16/7/2020).

Wata mengatakan, dalam menjalani profesinya sebagai tukang cukur keliling ia hanya mematok tarif sebesar Rp 10 ribu saja.

Kendati demikian, bukan tanpa kendala yang dirasakan Wata, tidak jarang juga ia tak dapat job mencukur walau sudah lelah berkeliling kampung.

"Tapi pernah juga paling banyak itu saya dapat 7 orang, jadi Rp 10 ribu dikali 7 orang. Alhamdulillah dapat Rp 70 ribu," ujar dia

Ia berharap, pandemi Covid-19 bisa segera berakhir sehingga pemerintah pun secepatnya memberi izin kepada para seniman untuk kembali mentas menghibur masyarakat.

"Harapannya kita bisa manggung kembali di suasana yang sudah aman sehingga anggota saya yang jumlahnya 50 orang bisa kembali untuk tampil, kasian anggota saya," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved