Breaking News:

Human Interest Story

Seniman di Indramayu Ini Banting Setir Jadi Tukang Cukur, Sempat Tak Punya Penghasilan Saat Pandemi

Wata (50), seorang seniman asal Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu ini harus banting setir menjadi tukang cukur keliling

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Wata (50) seorang seniman asal Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu saat mencukur warga, Kamis (16/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Wata (50), seorang seniman asal Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu ini harus banting setir menjadi tukang cukur keliling demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal tersebut ia lakukan lantaran kesenian dangdut yang dipimpinnya dalam 4 bulan terakhir tidak boleh pentas lantaran pandemi Covid-19.

Anak Bunuh Ibu Kandung Gara-gara Warisan, Pelaku Nangis di Hadapan Polisi, Ngaku Tobat

Wata mengatakan, selama tidak boleh pentas, ia tidak memiliki pemasukan sama sekali untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Suasanya karena ada pandemi jadi saya tuh untuk melanjutkan bertahan hidup tuh bagaimana mendapat uang untuk keperluan dan jajan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (16/7/2020).

Wata menceritakan, pandemi Covid-19 ini sangat berdampak sekali bagi para seniman.

Anak Bunuh Ibu Kandung Gara-gara Warisan, Pelaku Nangis di Hadapan Polisi, Ngaku Tobat

Dampak Covid-19, 64.784 KRTS non DTKS Kembali Dapat Bantuan Pemprov Jabar

Beruntung, Wata juga memiliki keahlian mencukur rambut.

Dengan menggunakan motor dan membawa peralatan cukur, ia mengelilingi kampung untuk mencari warga yang ingin memakai jasanya.

Tidak jarang pula ada warga yang menghubunginya untuk datang ke rumah.

Di setiap aktivitasnya mencukur, Wata juga terlihat sesekali menghibur masyarakat dengan pertunjukan seni suling.

Bayi Asal Prancis Baru Lahir Terkonfirmasi Positif Covid-19 Sejak Dalam Kandungan, Kok Bisa?

Dirinya berharap, pandemi Covid-19 bisa segera berakhir dan para seniman bisa kembali manggung menghibur masyarakat.

"Harapannya kita bisa manggung kembali di suasana yang sudah aman sehingga anggota saya yang jumlahnya 50 orang bisa kembali untuk tampil, kasian anggota saya," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved