Breaking News:

Kasus DBD

Sejak Januari Hingga Juli 2020, Ada 631 Kasus DBD di Majalengka, 4 Orang Meninggal Dunia

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Majalengka mengalami peningkatan di masa pandemi Covid-19.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pasien DBD di RSUD Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Majalengka mengalami peningkatan di masa pandemi Covid-19.

Hal itu diketahui, setelah Dinas Kesehatan setempat mencatat telah terjadi 631 kasus dalam periode Januari-Juli.

Presiden Jokowi dan Istri Pesan Sepeda Lipat Kreuz Buatan Bandung, Harganya Masih Rahasia

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka juga mengatakan ancaman DBD saat ini terbilang tinggi selain Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Alimudin mengatakan ancaman kasus DBD di masyarakat menjadi tantangan tersendiri untuk pemerintah.

Sebab, selain harus mencegah penyebaran virus corona, pihaknya harus memberhentikan kasus DBD yang terus meningkat.

Kesadaran Warga Cirebon Kenakan Masker Masih Rendah, Tiga Jam Ratusan Orang Terjaring Razia Masker

Ini Sosok Jessica Jane yang Jadi Trending di Twitter, Putus dari YouTuber Ericko Yang Main Cewek

"Ini tak hanya menjadi tantangan pemerintah saja, melainkan masyarakat juga karena dapat mengancam kesehatan. Setidaknya dalam periode tersebut sudah ada 4 orang meninggal dunia," ujar Alimudin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2020).

Untuk itu, dirinya meminta masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

Sebagai upaya pencegahan sekaligus membantu pemerintah dalam hal penanggulangan kasus DBD.

"Kami kembali menggencarkan segala upaya untuk mencegah terus meningkatnya kasus DBD, salah satunya melalukan kegiatan Epidemiologi," ucapnya.

Kawasan Wisata Lido Bogor Bakal Dikembangkan Jadi KEK Pariwisata Pertama di Jabar, Investasi Rp 38 T

Pihaknya juga menjelaskan, agar masyarakat terus melakukan dengan cara 3M.

Yakni, menguras penampungan air bersih atau mengeringkan genangan air, menutup kolam atau wadah penampungan air dan mengubur barang bekas atau mendaur ulang limbah bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk.

"Tetap kami terus imbau agar masyarakat melakukan pencegahan dengan cara 3M tersebut," jelas dia.

Sosok yang juga menjabat sebagai Jubir Covid-19 Majalengka itu, meminta masyarakat untuk bersama-sama membasmi DBD dan terus melawan Covid-19.

Pasien DBD di RSUD Majalengka
Pasien DBD di RSUD Majalengka (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

"Mari lindungi diri kita, lindungi keluarga, mulai dari rumah untuk melawan Covid-19 dan mencegah DBD. Tetap sehat, tetap semangat,” kata Jubir.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved