Breaking News:

Kriminalitas

Seorang Sopir Pecah Kaca Mobil dan Buat Laporan Palsu Perampokan Uang Rp 11 Juta

Mulai kasus pencurian telepon genggam di dua TKP, yakni di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Eki Yulianto/Tribuncirebon.com
Kapolres Majalengka didampingi Kasat Reskrim mengungkap 5 kasus kriminalitas dalam 2 Minggu terakhir 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Dalam dua pekan terakhir, Polres Majalengka berhasil mengungkap 5 kasus krimininalitas menonjol.
Masing-masing 3 kasus Curat dan 1 Curanmor serta 1 penipuan atau penggelapan 
Dari kelima kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan 5 tersangka dan berbagai macam barang bukti.
 
"Tersangka Curat ada 3 orang dan Curanmor 1 orang serta untuk kasus membuat laporan palsu kedalam bukti otentik atau penipuan atau penggelapan 1 tersangka, ujar Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso, didampingi Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin, dalam keterangan resminya di Mapolres Majalengka, Rabu (15/7/2020).
Menurut Kapolres, 5 kasus yang berhasil diungkap itu, seluruhnya terjadi di bulan Juli 2020.
Mulai kasus pencurian telepon genggam di dua TKP, yakni di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Selanjutnya, kata dia, kasus pencurian ratusan potong pakaian milik seorang pedagang terjadi di Jalan Raya Kadipaten-Cirebon, Majalengka dan kasus curanmor yang terjadi di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji, Majalengka.
"Kalau kasus penipuan atau penggelapan, ada 1 tersangka. Pelaku sendiri berprofesi sebagai sopir, modusnya membuat laporan palsu ke Polsek Sukahaji dan ia berpura-pura telah dirampok setelah menjual hasil muatan berupa sayuran ke Pasar Jagasatru, Cirebon dengan membawa hasil penjualannya sebesar Rp 11.800.000," ucapnya.
Kapolres menambahkan, modus yang dilakukan tersangka tersebut, guna mengelabui pemilik sayuran dan pemilik mobil itu.
Bahkan, guna meyakinkan laporanya, tersangka juga memecahkan kaca mobil menggunakan kunci roda.
Selanjutnya, tersangka membuat laporan polisi seolah-olah terjadi pencurian dengan kekerasan di sekitar Jalan Desa Cikalong, Sukahaji.
"Namun, dari hasil cek TKP petugas melihat banyak kejanggalan, sehingga kemudian dilakukan penyelidikan dan interogasi terhadap pelapor. Kemudian tersangka langsung mengakui bahwa kejadian tersebut, hanya rekayasa," jelas dia.
Kelima tersangka dari lima kasus tersebut, menurut dia, masing-masing berinisial TK alias Ucing (39) warga Kecamatan Dawuan, Majalengka, FS (20) warga Desa Kasokandel, Kecamatan Kasokandel, Majalengka.
Selanjutnya, MS alias Ciwong, penduduk Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, AZ alias Abdul (19) penduduk Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu dan DW (62) warga Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka.
"Kelima tersangka tersebut, saat ini sudah diamankan di Mapolres Majalengka, guna proses lebih lanjut. Akibat perbuatanya, para pelaku Curat akan dijerat pasal 363 KUHP dan Curanmor pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Sedangkan, kasus penipuan atau penggelapan akan dijerat pasal 378 KUHP, dengan ancaman 4 tahun penjara," kata Kapolres.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved