Rabu, 15 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Video

VIDEO - Kopi Arabika Tumbuh Subur di Gunung Ciremai, Diburu Para Pecinta Kopi

Saat disemai, butiran kopi jangan sampai pecah namun harus benar persis kecambah. Tujuannya, agar kualitas kopi terkaya

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN –Tanaman kopi yang tumbuh di Kawasan lahan Gunung Ciremai memiliki cita rasa dan kualitas tinggi.
Hal itu muncul setelah banyak konsumen kopi datang dari berbagai daerah. 
“Kalau pembeli itu dari ada saja, seperti dari daerah Cirebon,Indramayu dan Kuningan sendiri. Mereka rata- rata untuk dijual di café-café mereka,” kata Didi saat ditemui Blok Cibunar, Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Minggu (12/7/2020).
Untuk sejarah tumbuh berkembang kopi hingga bisa dilakukan pemanen, singkat Didi megatakan, sekitar delapan tahun lalu bahwa bibit kopi ini dibawa dari daerah Aceh. 
“Kebetulan pada waktu itu, teman kirim dan saya coba tanam di sini hingga berkembang seperti begini,” ungkap Didi.
Kopi ini, kata dia, persis ditanam di ketinggian sekitar 1200 Mdpl (Meter Diatas Permukaan laut). 
“Iya tadi barusan kita kesana dan melihat pertumbuhannya bagaimana? Kebetulan pohon kopi yang kami tanam itu jenis Arabika,” kata Didi.
Diketahui belakangan ini, Didi yang terlihat semangat melakukan pengolahan biji kopi.
“Kita disini juga melakukan pengembangan dengan cara pembibitan. Kegiatan itu sebelumya, untuk memberikan kepuasaan terhadap konsumen untuk memiliki tanam kopi di lahan mereka sendiri,” katanya.
Proses pembibitan hingga jadi pohon kopi siap tanam, Didi menuturkan, ini dilakukan dari awal pemilihan bibit untuk dilakukan penyemaian terlebih dahulu.
“Saat disemai, butiran kopi jangan sampai pecah namun harus benar persis kecambah. Tujuannya, agar kualitas kopi terjaga dan memiliki cita rasa kuat,” katanya.
Masa penyemaian hingga jadi pohon kopi dengan ukuran mini, kata dia, ini dilakukan pemisahan melalui penanaman dengan media polybag.
“Sehingga ketika orang butuh atau mau membeli itu mudah. Nah, untuk harga jual bagaimana tinggi pendeknya pohon kopi, tapi untuk harga jual itu kisaran Rp 5-7 ribu per pohonnya,” katanya.
Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved