Breaking News:

Nekat Masuk Pantai Pangandaran Tanpa Masker, Bersiap-siaplah Kena Denda Rp 150 Ribu

Melainkan pada kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan guna mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19

ISTIMEWA
Pengunjung pantai Pangandaran naik 3 sampai 4 kali lipat dibanding hari minggu sebelumnya, Minggu (7/7/2020). 

 Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Bagi wisatawan yang nekat tanpa masker masuk Pangandaran tidak lagi sanksi push-up yang menanti. Tapi bakal kena denda Rp 150.000. Hal serupa juga berlaku bagi warga setempat.

Maklum Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata sepakat dengan rencana penerapan sanksi Rp 150.000 yang akan diberlakukan di seluruh kabupaten/kota se Jawa Barat tersebut.

“Apapun bentuknya , bila tujuannya baik (mempercepat penanggulangan penularan Covid-19) kita dukung,” ujar Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata ketika dihubungi Tribun Selasa (14/7).

Daftar Harga HP Vivo Bulan Juli 2020, Lengkap dengan Bocoran Harga Vivo X50 Pro dan Vivo X50

Bocoran Harga Vivo X50 dan Vivo X50 Pro, Rilis Pertengahan Juli 2020, Lengkap Dengan Spesifikasinya

Daftar Harga Sepeda Lipat 2020, Mulai dari Rp 1 Jutaan: Ada Polygon, United, Element, Hingga Noris

Tapi intinya penerapan sanksi denda tersebut menurut Bupati Jeje bukanlah pada besaran uang dendanya. Melainkan pada kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan guna mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19. Yakni kedisiplinan dan kepatuhan menggunakan masker.

Secara teknis pelaksanaannya di lapangan menurut Bupati Jeje, pihaknya masih menunggu aturan baku (regulasi) yang dikeluarkan Gubernur Jabar (Pergub). Serta kepastian waktu mulai diterapkannya ketentuan denda tersebut, apakah jadi mulai Senin (27/7) atau tidak.

“Soal rencana ini (penerapan denda Rp 150.000 karena tidak pakai masker) akan kami bahas bersama Gugus Tugas (GTPP Covid-19),” katanya.

Termasuk keterlibatan pihak yang akan menegakkan disiplin baik itu TNI, Polri maupun Satpol PP. “Bila aturannya  sudah jelas, langkah yang harus segera dilakukan adalah sosialisasi,” ujar Bupati Jeje.

Selain harus mematuhi protocol kesehatan, pengunjung Pantai Pangandaran dan objek wisatawan lainnya di Pangandaran menurut Bupati Jeje, khusus bagi warga asal Jabar tidak diperlukan syarat rapid test.

“Banyak yang menanyakan langsung ke saya apa benar ketentuan rapid test bagi wisatawan akan diberlakukan lagi. Saya sendiri heran, itu informasi yang sempat beredar itu berasal dari mana. Khusus bagi wisatawan asal Jabar, tidak ada keharusan rapid test saat berkunjung ke Pangandaran. Kecuali yang berasal dari luar Jabar,” tegasnya.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved