Breaking News:

Kehadiran Tol Cipali dan Cisumdawu Dorong Kuningan Revisi RTRW untuk Dongkrak Investasi 

perubahan bisa dilakukan setelah waktu lima tahun dari penetapan RTRW yang memiliki rentang masa berlaku 30 tahun.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Gedung DMPTSP Kabupaten Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR ) sedang merevisi aturan yang mengikat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kuningan.

“Saat ini, perubahan sedang dilakukan PUTR dan sudah masuk di Provinsi untuk dilakukan revisi,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpaadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kuningan, Agus Sadeli, saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Mohammad Yamin, Senin (13/7/2020).

Alasan revisi RTRW kata Agus, seiring dengan kemajuan dan pembangunan di daerah tetangga. Menurutnya, perubahan bisa dilakukan setelah waktu lima tahun dari penetapan RTRW yang memiliki rentang masa berlaku 30 tahun. 

Daftar Harga HP Vivo Bulan Juli 2020, Lengkap dengan Bocoran Harga Vivo X50 Pro dan Vivo X50

Siap-siap, Sejumlah Wilayah di Cirebon & Kuningan Kebagian Pemadaman Listrik Bergilir, Ini Jadwalnya

Daftar Harga Sepeda Lipat Merk United, Ada yang Murah kok, Punya Duit Rp 1 Jutaan Pulang Bawa Sepeda

”Adanya Cipali dan rencana Cisumdawu serta kemajuan Brebes, ini sebagai alasan untuk perubahan RTRW dalam mendongkrak investasi daerah,” katanya.

Meski demikian, kata Agus, semua sepakat bahwa zona wisata di daerah Kuningan menjadi lokomotif pendapatan asli daerah.

“Tapi hal itu tidak menutup mata untuk merima pendapatan dari sektor lain dan tidak bisa mengandalkan dari sektor informal,” katanya.

Terlebih tahun sekarang, lanjut dia, capaian investasi daerah ditargetkan sebesar Rp 720 miliar.

“Melihat kejadian di masa pandemi covid-19 sekarang, kayanya agak repot dalam pemenuhan targetan tadi,” ujarnya.

Menyinggung total izin yang dikeluarkan DPMPTSP, kata Agus, tercatat hingga tanggal 9 Juli 2020 sebanyak 2.974 izin non perizinan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved