Breaking News:

Ini Aturan-aturan di Sektor Pendidikan Saat AKB di Kuningan, Melanggar Bisa Dicabut Izin

lembaga pendidikan harus megikuti anjuran cuci tangan dengan sabun dan/atau pembersih tangan (hand saritizer)

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama ditemui di sela acara pemusnahan narkoba dan miras di halaman Mapolres Kuningan, Sabtu (27/6/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Dalam Rangka Penanganan Covid-19, Selasa (14/7/2020).

Dalam Perbup itu disebutkan bahwa sebagian aktivitas sosial masyarakat Kuningan akan ada kelonggaran dengan pengawasan ketat dari petugas penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Pengawasan mulai dari tingkat desa hingga Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kuningan,” kata Bupati H Acep Purnama saat ditemui di Kantor DPC PDIP Kuningan, di Keluarhan Cirendang, Kecamatan / Kabupaten Kuningan, Selasa (14/7/2020).

Untuk pelaksanaan kegiatan pendidikan, dalam Perbup diatur pada bagian kedua pasal 5 tentang pelaksanaan pembelajaran di sekolah dan/atau institusi pendidikan.

“Ada tiga poin penting dalam Pasal 5 itu, di antaranya kewajiban penanggung jawab sekolah dan institusi pendidikan, upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di lokasi dan lingkungan sekolah dan atau institusi pendidikan lainnya serta sanksi bilamana tidak dilakukan seperti poin pertama dan kedua,” ungkapnya.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Madrasah Diniyah Belum Boleh Belajar Tatap Muka, Kalau Pesantren Boleh

Daftar Harga HP Vivo Bulan Juli 2020, Lengkap dengan Bocoran Harga Vivo X50 Pro dan Vivo X50

Daftar Harga Sepeda Lipat 2020, Mulai dari Rp 1 Jutaan: Ada Polygon, United, Element, Hingga Noris

Saat pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru, kata Acep, penanggung jawab sekolah dan institusi pendidikan wajib memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dan terpenuhinya hak peserta didik dalam mendapatkan pendidikan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Penanggung jawab sekolah wajib juga melakukan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di lokasi dan lingkungan sekolah dan/atau institusi pendidikan lainnya,” katanya.

Acep mengatakan, lembaga pendidikan harus megikuti anjuran cuci tangan dengan sabun dan/atau pembersih tangan (hand saritizer), termasuk menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah diakses oleh setiap orang dan menjaga keamanan sekolah dan/atau institusi pendidikan lainnya.

“Adapun secara teknis, pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di lokasi dan lingkungan sekolah dan institusi pendidikan,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved