Breaking News:

Ular Sanca Serang Tuannya Sendiri, Lengan Kanan Robek, Dibawa ke RS, Terpaksa Mendapat 37 Jahitan

Seorang anggota Reptil Bandung Timur (RBTC) ,Abeng (30) ,digigit ular sanca empat meter di Kompeks Margahayu Raya, Kabupaten Bandung, Senin (13/7).

Istimewa
ILUSTRASI: Warga Bolenglang Ciamis menangkap ular sanca kembang di dekat masjid, namun ular itu bisa kabur setelah dipindahkan ke kandang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Seorang anggota Reptil Bandung Timur (RBTC), Abeng (30) ,digigit ular sanca empat meter di Kompeks Margahayu Raya, Kabupaten Bandung, Senin (13/7/2020).

//

Akibat gigitan ulat peliraharaannya tersebut, Abeng harus dilarikan ke Rumah Sakit Al Islam. Lengan kanannya mengalami luka robek yang cukup parah.

Berada di Intalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Al Islam sekitar tiga jam, lengan kanan Abeng yang robek harus dijahit sebanyak 37 jahitan.

Agus setiawan (32) kerabat dekat korban sekaligus sesama Anggota RBTC, menuturkan, kejadian yang menimpa korban berawal saat membersihkan kandang dan memandikan ular sanca tersebut.

Kondisi lengan Abeng, anggota Reptil Bandung Timur (RBTC) yang digigit ular sanca peliharaannya.
Kondisi lengan Abeng, anggota Reptil Bandung Timur (RBTC) yang digigit ular sanca peliharaannya. (Istimewa)

"Saat mau dimasukin kembali ke kandang, tiba-tiba ular peliharaan beliau nyerang ke bagian lengan kanan," ujar Agus kepada Tribun Jabar, saat dikontak via Whatsapp, Senin (13/7/2020).

Agus menambahkan, peristiwa ini terjadi mungkin si ular sedang berahi karena memasuki musim kawin.

 Ramalan Zodiak Keuangan Selasa 14 Juli 2020, Taurus: Membuat Anda Stres

"Pada saat berahi, ular Sanca kadang agak sensi, jadi bakalan menyerang layaknya ular-ular liar," jelas Agus.

Agus menambahkan, saat ini Abeng sudah pulang ke rumahnya dan harus beristirahan beberapa hari.

 Pihak Keluarga Tak Mengetahui Eti binti Toyib Positif Covid-19, Pertanyakan Kevalidan Informasi

"Pelajaran buat kita semua, bahwa tidak ada ular atau reptil yang jinak. Justru adalah reptil yang terbiasa dengan manusia, meski dipelihara sejak dari menetas, tetap saja mereka hewan buas dan dibutuhkn keahlian serta pemahaman khusus untuk memelihara hewan reptil," kata Agus. (*)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved