Breaking News:

Begini Klarifikasi Pembacaan Ikrar Kesetiaan NKRI Menurut Ketua DPRD Kota Cirebon

kala itu peserta audiensi meminta agar draf naskahnya dibacakan dahulu sebelum mengambil sikap dan menyetujui ikrar tersebut.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati, menyampaikan klarifikasi mengenai video pembacaan ikrar kesetiaan NKRI yang beredar di media sosial. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati menyampaikan klarifikasi mengenai video pembacaan ikrar kesetiaan NKRI yang beredar di media sosial.

Politisi Partai Gerindra itu pun menjelaskan kronologi peristiwa yang sebenarnya terjadi pada Senin (6/7/2020).

Saat itu, pihaknya menerima audiensi perwakilan Forum Cirebon Bersatu (FCB) yang berunjuk rasa menolak RUU HIP di DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon.

"Dalam audiensi itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati, menawarkan agar semua yang hadir membaca ikrar yang sudah disiapkan," kata Affiati saat konferensi pers di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (11/7/2020).

Ia mengatakan, kala itu peserta audiensi meminta agar draf naskahnya dibacakan dahulu sebelum mengambil sikap dan menyetujui ikrar tersebut.

Siap-siap, Mulai Minggu Depan Tak Pakai Masker di Tempat Umum di Jabar Didenda Rp 100 Ribu

Doyan Makan Nasi Padang, Kok Tubuh Tante Ernie Tetap Langsing & Kencang ya? Ternyata Ini Rahasianya

Daftar Harga HP Vivo Juli 2020, Lengkap dengan Bocoran Spesifikasi Seri Terbaru Vivo X50 dan X50 Pro

"Saat Ibu Fitria membacakan poin ketiga yang berbunyi, demi Allah kami bersumpah akan menjaga negara kesatuan Republik Indonesia dari pengaruh paham komunisme, liberalisme, leninisme, sekularisme dan khilafah, massa bertepuk tangan saat diucapkan kata sekularisme sehingga kata khilafah tidak terdengar," ujar Affiati.

Selanjutnya Affiati pun memimpin pembacaan ikrar yang draf naskahnya telah disetujui peserta audiensi tersebut

Namun, saat akan membacakan poin ketiga Affiati melihat kata komunisme dan khilafah serta tambahan tulisan tangan liberalisme, leninisme, dan sekularisme di bagian bawahnya.

"Ini yang membuat saya bingung dalam menyusun urutan bacaan, karena jujur konsep ikrar datangnya dadakan dari Ibu Fitria, jadi beliaulah yang paling mengerti susunan kalimat pada point ketiga itu," kata Affiati.

Karenanya, pihaknya meminta masyarakat tidak langsung percaya dengan video tersebut sebelum mengetahui kebenarannya.

Ia juga meminta maaf atas hal-hal yang ditimbulkan akibat beredarnya video pembacaan ikrar kesetiaan NKRI tersebut.

"Atas nama pimpinan dan lembaga DPRD Kota Cirebon kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kekhilafan pada saat penerimaan aspirasi FCB," kata Affiati.

Dalam konferensi pers itu, Affiati tampak didampingi sejumlah anggota DPRD Kota Cirebon.

Di antaranya, Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana dan Dani Mardani, Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Doddy Ariyanto, serta Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik.(*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved