Covid 19 di Cimahi

99 Orang di Pusdikpom Cimahi Positif Covid-19, Pelacakan Kontak Erat Terus Dilakukan

Bukan hanya di dalam internal kompleks pendidikan, katanya, hal ini dilakukan juga terhadap masyarakat sekitarnya, bekerja sama dengan gugus tugas

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Daniel Andreand Damanik
Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani, mengatakan kasus 99 orang yang positif Covid-19 di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) di Kota Cimahi telah tertangani melalui pelacakan dan pengetesan kontak erat.

Pola penyebaran Covid-19 di Pusdikpom ini, katanya, sama dengan pola penyebaran di Secapa AD. Yakni penularan terjadi di internal lembaga pendidikan secara local transmission.

"Pusdikpom ini sama (dengan Secapa). Peserta didiknya dari beberapa daerah juga karena memang Jawa Barat ini pusatnya pendidikan untuk semua kedinasan," katanya di Gedung Sate, Jumat (10/7).

Berli mengatakan berdasarkan hasil kajian epidemiologi, penyebaran Covid-19 di Pusdikpom tidak berkaitan dengan penyebaran yang terjadi di Secapa AD. Kasus di Pusdikpom ini mulai diketahui pekan lalu dan langsung dilaporkan 99 orang terpapar.

"Sebenarnya dari hari Jumat kemarin ya sudah kita terima dan kita juga sudah mengambil langkah-langkah tadi (pelacakan dan pengetesan)," katanya.

Bukan hanya di dalam internal kompleks pendidikan, katanya, hal ini dilakukan juga terhadap masyarakat sekitarnya, bekerja sama dengan gugus tugas Kota Cimahi.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengatakan bahwa ada 99 orang terpapar Covid-19 di lingkungan yang bermarkas di Kota Cimahi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, mengatakan pihaknya saat ini sedang lakukan tracking terkait temuan paparan Covid-19 di lingkungan Pusdikpom tersebut.

"Sepertinya sih banyak, tapi angka pastinya belum tau berapa yang terpapar," katanya.

Ia menjelaskan, bahwa pada Jumat (3/7), pernah dilakukan kegiatan swab test di lingkungan Pusdikpom.

BMKG Sebut Jakarta Harus Waspadai Gempa di Selatan Banten & Jawa Barat, Ini Alasannya

Persib Bandung Terancam Tak Bisa Duetkan Lagi Geoffrey-Wander di Lanjutan Liga 1, Ini Sebabnya

Pantauan di lokasi Pantauan Tribun Jabar di sekitar Pusdikpom yang ada di Jalan HMS Mintaredja SH, Kota Cimahi pada Jumat (10/7/2020), ada jalur yang biasa dilintasi sepeda motor menuju Pusdikpom, yang ditutup setengah bagian jalan.

Pada 25 Juni 2020, Tribun Jabar sempat menyambangi markas Pusdikpom tersebut. Bagi tamu yang menggunakan sepeda motor, maka diarahkan melewati Jalan Tol Baros, Gang Harjo. Dari ujung gang menuju Pusdikpom ada jarak kurang lebih 50 meter.

Di pintu masuk Gang Harjo tersebut ada tiga benda yang dipalangkan. Kerucut berwarna oranye, tiang berwarna merah putih, dan plang bertuliskan "mohon maaf untuk sementara akses ditutup sampai dengan masa darurat Covid 19 selesai terimakasih". Imbauan tersebut ditulisakan menggunakan huruf kapital.

Di ujung jalan terlihat juga ada plang dilarang masuk. Jika menggunakan sepeda motor, pengendara harus melewati Gang Harjo dan melewati pemukiman warga. Setelah itu, ada Pos Pengamanan.

Sementara, pada pintu utama tepatnya di gapura, dalam kondisi terbuka. Tidak terlihat ada penjagaan oleh personel TNI didua pintu tersebut.

Tribun Jabar mencoba untuk mengkonfirmasi dengan pihak Pusdikpom, namun hingga saat ini (10/7/2020) belum ada konfirmasi dari pihak terkait. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved