Breaking News:

Pangkalan Udara S Sukani Majalengka Gelar Latihan Pertahanan, Kolaborasi dengan Bandara Cakrabuwana

Lanud Sugiri Sukani Majalengka Menggelar Latihan Pertahanan pangkalan berkolaborasi dengan Bandara Cakrabuwana.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana kegiatan latihan Pertahanan pangkalan berkolaborasi dengan Bandara Cakrabuwana 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Dalam upaya penanggulangan aksi separatis bersenjata yang mencoba mengganggu Bandara Cakrabuwana yang sekaligus di dalamnya ada Pos TNI AU Penggung Lanud Sugiri Sukani serta ancaman lainnya, Lanud Sugiri Sukani Majalengka Menggelar Latihan Pertahanan pangkalan berkolaborasi dengan Bandara Cakrabuwana.

Hal itu dikatakan Komandan Pangkalan Udara Sugiri Sukani Majalengka, Letkol pnb Riky Helman untuk menunjang kecakapan kapasitas personel TNI AU Lanud S Sukani.

Gelombang Tinggi Samudera Indonesia di Pantai Cipatujah Tasikmalaya Malah Jadi Tontonan Warga

Pihaknya melaksanakan kegiatan Hanlan itu, yang mana kegiatan tersebut merupakan program kerja rutin setiap periode tertentu.

Disampaikannya, saat ini sengaja dilaksanakan di Pos TNI AU Penggung dan Bandar Udara Cakrabuana Cirebon dengan harapan TNI AU bersama-sama dengan Bandara dapat bekerjasama dalam latihan ini.

"Latihan itu telah kami laksanakan untuk lebih mematangkan kecakapan personel kita dalam menangani ancaman dari luar yang mengganggu aktivitas pangkalan udara," ujar Letkol pnb Riky Helman kepada Tribuncirebon.com, Kamis (9/7/2020).

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Tapi Harus Kerja di Luar? Lakukan Hal Ini Agar Tak Terpapar Corona

Riky menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Hanlan itu sebagai upaya antisipasi dari segala ancaman yang datang untuk menyerang objek vital yang ada di Bandar udara.

Sebanyak 80 personel diterjunkan dalam latihan tersebut dengan skenario personel terbagi dalam 3 regu penyelamat dan masing-masing memiliki peran tersendiri dalam memukul mundur para separatis bersenjata.

"Dalam Hanlan itu kita terjunkan 80 personel yang terlibat langsung dalam simulasi penyelamatan dari ancaman para separatis," ucapnya.

"Terkait lokasi yang dipilihnya adalah Bandar Udara Cakrabuwana Penggung Cirebon dikarenakan sepertiga lahan Bandara seluas 13.854 Ha ini adalah Aset TNI AU, Lanud Sugiri Sukani memiliki tanggung jawab untuk pengamanannya, karena tempat ini menjadi objek vital nasional dan sering digunakan untuk penerbangan VVIP (Presiden dan Wakil Presiden)," jelas dia.

Dalam simulasi yang dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan Udara Sugiri Sukani Majalengka tersebut, masih dijelaskan dia, menggunakan senjata dan peluru hampa.

Jadwal Acara TV, Jumat 10 Juli 2020: Trans TV RCTI SCTV TRANS 7: Ada Film Kidnap, Dari Jendela SMP

Nekat Pulang Dari Jakarta Sebelum Hasil Swab Keluar, Warga Indramayu Ini Ternyata Positif Covid-19

Kegunaannya, untuk memukul mundur para separatis bersenjata yang mencoba menguasai pangkalan udara.

"Kita menggunakan peluru hampa sebanyak 900 butir untuk melumpuhkan aksi separatis bersenjata tersebut," kata Riky.

Adapun Pimpinan pelatihan dikomandani langsung oleh Komandan Pangkalan Udara Sugiri Sukani Majalengka, Letkol pnb Riky Helman bersama Kabandara Capt. Mark dan Koordinator Pelatihan Mayor Lek Dedi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved