Breaking News:

Komunitas Pitpitan di Kuningan, Bersepeda Sambil Kenalkan Keindahan Alam dan Objek Wisata Kota Kuda

Kegiatan bersepeda secara massal, kata dia, ini dilakukan setiap akhir pekan atau tiap waktu tertentu dalam mengisi kegiatan berolahraga seperti ini.

Istimewa
Komunitas Pitpitan memperkenalkan pesona objek wisata di Kuningan sambil bersepeda. 

Laporan Kontributor Kuningan,Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Komunitas Pitpitan Kabupaten Kuningan ini gemar menyosialisasikan keindahan alam dan sejumlah destinasi wisata daerah. Hal itu dilakukan, ketika komunitas sepeda itu berkunjung ke wisata di sejumlah daerah Kuningan.

“Melalui foto selfie yang diupload di sejumlah social media. Nah, bentuk inilah yang menjadikan kami gemar bersepeda dan memberitahukan kepada pada umum, bahwa di Kuningan banyak lokasi wisata yang begitu indah,” kata Tino, warga Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana saat ditemui di Jembatan Gantung Winduhaji, Senin (6/7/2020).

Tino mengatakan, jumlah peserta atau anggota komunitas pitpitan  jumlahnya terus mengalami peningkatan.

“Dalam komunitas pitpitan, kita fokusnya berolahraga sepeda dan mengenalkan destinasi wisata yang berada di daerah Kuningan,” katanya.

Kegiatan bersepeda secara massal, kata dia, ini dilakukan setiap akhir pekan atau tiap waktu tertentu dalam mengisi kegiatan berolahraga seperti ini.

“Kemarin kami bersepeda ambil start di Desa Sukamukti dengan jalur pedesaan dan sempat singgah di Jembatan Gantung, dengan tujuan lokasi paralayang yang berada di Blok Wangun, Keluruhan Citangtu,” katanya.

Saat di jembatan gantung, kata Tino, peserta Komunitas Pitpitan ini mengabadikan moment saat di berada di jembatan yang menghubungkan Kelurahan Winduhajai dan Blok Wangun, Kecamatan Citangtu ini.

Link Pengumuman PPDB SMA Jalur Zonasi Jabar di ppdb.disdik.jabarprov.go.id, Pukul 14.00 WIB

Ini Link Pendaftaran Mendapat Kartu Prakerja Periode 8-9 April 2020, Yang Kena PHK Segera Daftar

“Memang jembatan gantung akhir-akhir ini viral dan tadi juga banyak dikunjungi warga dari berbagai daerah,” ujarnya.

Tino mengatakan, komunitas Pitpitan tetap sama menguploadnya lokasi wisata di social media. ”Ya, biar makin viral dan daerah kami terkenal dengan banyak destinasi wisatanya,” katanya.

Mengukur jarak perjalanan rute Sukamukti – Wisata Paralayang dengan menggunakan aplikasi relive  menunjukkan jarak tempuh sekitar 25 km. “Untuk aplikasi ini, saya gunakan sebagai penyemangat saat bersepeda saja,” ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved