Breaking News:

Jabar Darurat Guru PNS

Guru Honorer dan Tenaga Lepas di Jabar Kecewa Pemerintah Hentikan Kembali Penerimaan CPNS

penutupan seleksi CPNS selama dua tahun akan membuat peserta seleksi bertambah banyak saat seleksi dibuka lagi nanti.

Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNBATAM.id
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kekecewaan diungkapkan sejumlah guru honorer dan tenaga harian lepas di Kota Bandung menyusul keputusan pemerintah kembali menghentikan penerimaan calon pegawai negeri sipil, yang baru beberapa bulan dibuka setelah dihentikan empat tahun sejak 2015.

Mereka menilai penghentian kembali penerimaan CPNS ini mematahkan hati. Terlebih moratorium CPNS kali ini rencananya dilakukan selama dua tahun.

"Ini sangat mengecewakan. Ini berarti kami harus menunggu lebih lama lagi untuk mencoba peruntungan menjadi CPNS," ujar Syahda Mustafa Albara, pegawai harian lepas di Pemerintah Kota Bandung, Senin (6/7).

Hal senada diungkapkan Rifqi Fadlulrahman, guru honorer di Kota Bandung, yang juga sangat berharap bisa mengikuti seleksi CPNS tahun ini. Rifqi mengatakan, motivasi para guru honorer mengikuti seleksi CPNS adalah untuk meningkatkan kesejahteraannya.

"Tak apa seleksi CPNS dihentikan sementara, tapi tolong jamin kesejahteraan guru honorer," ujarnya melalui telepon.

Rifqi mengatakan, penutupan seleksi CPNS selama dua tahun akan membuat peserta seleksi bertambah banyak saat seleksi dibuka lagi nanti.

"Mudah-mudahan kuota penerimaan nanti juga ditambah," ujarnya.

Moratorium penerimaan CPNS diumumkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo, dalam rapat dengan Komisi II DPR, di Jakarta, Senin (6/7).

"Rekrutmen CPNS perlu kita data. Dua tahun ini enggak ada. Kecuali kedinasan yang memang sudah terprogram. (Misalnya) Akpol (Akademi Polisi), Akmil (Akademi Militer)," ujar Tjahjo.

DAFTAR Lengkap Harga Sepeda Urban Merek Pasific Juli 2020, Mulai Rp 3,2 Juta Hingga Rp 35 Juta

Daftar Harga Sepeda Lipat 2020, Mulai dari Rp 1 Jutaan, Sepeda Lipat United, Element Hingga Polygon

Daftar Harga HP Oppo di Bulan Juli 2020, Punya Duit Rp 1 Jutaan Sudah Dapat Smartphone Bagus, Mau?

Bencana
Menyusul moratorium ini, kekecewaan juga dilontarkan Iwan Hermawan, Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat. Iwan mengatakan, pemerintah sudah melakukan kesalahan fatal dengan penerapan moratorium ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved