Kasus Sodomi di Sukabumi

Korban Sodomi di Kalapanunggal Sukabumi Bertambah Jadi 30 Anak, Pelaku Terancam Hukuman 20 Tahun

Dari tangan tersangka, lanjut dia, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah handphone, satu buah kasur lipat, satu lembar spre

TribunJabar.id/M Rizal Jalaludin
Polisi saat menginterogasi pelaku sodomi, FCR, di Mapolres Sukabumi. 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Polisi kembali mengungkap perkembangan kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak laki-laki di bawah umur (Pedofilia), alias sodomi, yang terjadi di Kampung Cibojong, RT 25 RW 08, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif menyebutkan, pelaku FCR (23) telah melakukan sodomi terhadap 30 orang anak.

"Sampai saat ini korban yang sudah kita laksanakan pemeriksaan berjumlah 30 orang, 17 orang sudah kita lakukan pemeriksaan detail bersama tim medis," jelas Lukman kepada wartawan di Mapolres Sukabumi, Senin (6/7/2020).

Dari tangan tersangka, lanjut dia, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah handphone, satu buah kasur lipat, satu buah sprei warna merah.

Lukman mengatakan, korban ada yang disodomi lebih dari satu kali. Diketahui korban rata-rata berusia di bawah 17 tahun.

"Jadi hasil pemeriksaan, ada yang lebih dari satu kali, ada juga yang dilakukan sekali, korbannya kan banyak nih, dari 30 orang yang dilakukan pemeriksaan, memungkinkan ada lagi pelapor lain," terangnya.

Begal di Cirebon Tertangkap karena Kebetulan Kabur Lewat Kantor Polisi, Auto Disikat Petugas

Daftar Harga Mobil Bekas Murah, Punya Duit Rp 20 Jutaan Bisa Beli Mobil, Bawa Keluarga Jalan-jalan

Daftar Harga HP Oppo di Bulan Juli 2020, Punya Duit Rp 1 Jutaan Sudah Dapat Smartphone Bagus, Mau?

Daftar Harga Sepeda Mulai Rp 1 Jutaan: Ada Polygon, Pasific hingga United Bike

Dari perbuatannya tersebut, FCR mendapatkan ancaman hukuman pasal 82 ayat 1 dan ayat 4. dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun ditambah sepertiga atau 20 tahun.

"Ancaman hukuman 15 tahun ditambah sepertiga, kenapa sepertiga, karena korban lebih dari satu," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, 

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved