Virus Corona di Kuningan

Kemenag Kuningan Izinkan Warga Gelar Akad Nikah di Luar KUA, tapi Harus Perhatikan Syarat Ini

Kemenag Kuningan mengizinkan warga untuk melakukan akad nikah di luar Kantor Urusan Agama (KUA).

Kontributor Kuningan/Ahmad Ripai
Kasi Binmas Kemenag Kuningan, Ahmad Fauzi 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Kementerian Agama (Kemenag) Kuningan mengizinkan warga untuk melakukan akad nikah di luar Kantor Urusan Agama (KUA). Hal itu menyusul adanya peraturan layanan akad nikah yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dirjen Bimas Islam RI Nomor:P-006/DJ.III/Hk.007/06/2020 tentang Pelayanan Nikah Menuju Masyarakat Produktif Aman Covid-19.

“Ini merupakan surat edaran terbaru dalam pelaksanaan akad nikah. Namun saat pelaksanaannya baik di KUA atau di rumah itu tidak banyak menghadirkan warga lain, atau maksimal dihadiri sebanyak 10 orang,” kata Kepala Seksi Pembinaan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Kuningan, Ahmad Fauzi, saat ditemui dikantornya, Rabu (1//2020).

Dia menjelaskan, orang yang menghadiri tidak boleh lebih dari 30 orang atau 20 persen dari kapasitas ruangan.

“Saat kegiatan itu juga tetap harus memakai protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, sarung tangan, dan cuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer,” katanya.

Teknis pelaksanaan akad nikah di luar KUA, kata dia, ini bisa dilakukan calon hajat di setiap daerah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan di polsek dan pihak kecamatan masing-masing.

 Pelatih Robert Alberts Ingin Pemain Persib Bandung Jadi Duta Protokol Kesehatan

“Bentuk koordinasi itu sebagai langkah dalam pencegahan dan penyebaran virus corona di lingkungan masyarakat,” katanya.

Kemudian, kata dia, ketika protap protokol kesehatan atau jumlah yang hadir membeludak maka kepala KUA atau penghulu serta pihak terkait wajib menolak layanan nikah dengan membuat alasan tertulis disaksikan dengan pihak keamanan sesuai format yang telah disediakan.

 Mudahnya Membuat Cheesecake di Indekos, Cocok Dijual untuk Dapat Uang Jajan Tambahan

Untuk pelaksanaan pendaftaran nikah tetap disarankan menggunakan sistem online dalam rangka meminimalisasi kontak langsung.

 Pengamat Nilai Calon Dirugikan pada Pilkada yang Berlangsung di Tengah Pandemi Covid 1-9

“Namun tidak menutup kemungkinan, bagi yang ingin mendaftar langsung ke KUA, tentu kami sudah bisa menerima,” ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved