Breaking News:

Video

VIDEO - Penyalur Jasa TKI Minta Ketua BP2MI Benny Rhamdani Dipecat, Marah Disamakan dengan Binatang

banyak PMI yang merasa keberatan dengan pemotongan gaji setiap bulannya yang diminta oleh para sponsor.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ratusan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) atau sponsor rekrutment Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari wilayah Kabupaten Indramayu, Cirebon, dan Subang menuntut Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani dipecat dari jabatannya.

Hal tersebut ditegaskan para sponsor sebagai buntut ucapan Benny Rhamdani yang menyebut sponsor dengan kata-kata kasar. 

Koordinator PJTKI Wilayah Indramayu, Wiryoto mengatakan, para sponsor merasa kecewa dan sakit hati dengan ucapan tersebut.

"Saya mewakili rekan-rekan semua, ini harus menjadi catatan bagi orang-orang yang telah mencaci dan menjatuhkan martabat seseorang," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat menggelar pertemuan di Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Selasa (30/6/2020).

Hani Menginap di Hotel Bintang Lima Selama 65 Hari, Selama Masa Pandemi Nikmati Kawasan Puncak

Coba Deh Gosokkan Bawang Merah ke Punggung Tangan, Khasiatnya Dahsat, Bisa Sembuhkan Penyakit Ini

Sebatang Pohon Pisang Tumbuh di Batang Pohon Randu, Juru kunci Makam Syech Maulana Sempat Mimpi Ini

Wiryoto menegaskan, para PJKTI tidak terima dan tidak mau disamakan dengan binatang dengan sebutan bajingan tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar Benny Rhamdani mempertanggungjawabkan perkataannya dengan mundur dari jabatan sebagai Kepala BP2MI.

Sebelumnya, video Kepala BP2MI yang menyebut para sponsor adalah orang-orang bajingan viral di media sosial.

Hal ini yang memicu kemarahan dari para sponsor.

Dalam pidatonya tersebut, Benny Rhamdani mengatakan, banyak PMI yang merasa keberatan dengan pemotongan gaji setiap bulannya yang diminta oleh para sponsor.

Ia pun mengatakan untuk tidak menyebut para penyalur kerja ke luar negeri itu dengan sebutan sponsor karena terlalu terhomat.

"Saya sudah perintahkan seluruh jajaran sponsor itu terlalu terhormat, praktik mereka calo," ujar dia. 

TONTON VIDEO DI SINI

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved