Virus Corona

ASN Pemprov Jabar Salurkan Rp 11 Miliar untuk Penanganan Covid-19 yang Berasal dari Donasi Sukarela

Menurut Kang Emil, pandemi COVID-19 adalah masalah bersama. Semua pihak harus ikut serta dalam penanganannya, baik dengan ilmu, harta, maupun tenaga.

Tribun Jabar - Tribunnews.com
Gedung Sate 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat kumpulkan dana hingga Rp 11 Miliar untuk penanganan Covid-19.
Para ASN ikut berperan dalan penanganan Covid-19.
Mulai dari mengumpulkan dana secara sukarela sampai mengedukasi masyarakat soal COVID-19. 
Widyaiswara Ahli Utama, Daud Achmad, secara simbolis menyerahkan bantuan dana ASN Pemda Provinsi Jabar kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (29/6).
Dana yang terkumpul mencapai Rp11 miliar.


"Para ASN Jawa Barat yang menyumbang donasi untuk COVID-19 secara sukarela dari penghasilannya. Tadi, total kurang lebih sekitar Rp 11 miliar disumbangkan," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Menurut Kang Emil, Pandemi Covid-19 adalah masalah bersama.
Semua pihak harus ikut serta dalam penanganannya, baik dengan ilmu, harta, maupun tenaga.

"Karena semua paham ini adalah kerja bersama masing-masing harus melakukan pengorbanan. Yang punya harta berkorban dengan harta bela negaranya, yang punya ilmu dengan ilmunya, yang punya tenaga dengan tenaga," ucapnya.

"Atas nama pimpinan saya sangat terharu, mengucapkan terima kasih pada seluruh ASN yang sudah meluangkan rezekinya untuk perjuangan kita melawan Covid-19," tuturnya.

Jokowi Isyaratkan Reshuffle Kabinet, PSI Tegaskan Dukung Pemerintah dan Ini Kata Nasdem

Tayang Hari Ini di ANTV, Inilah Sinopsis Saraswatichandra Episode 30

Dana tersebut akan dimanfaatkan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 untuk penanganan COVID-19 di Jawa Barat.

Kang Emil mengatakan dalam penanganan COVID-19, pihaknya memiliki metodologi yang jelas dan terukur, sehingga keputusan yang diambil efisien.
Maka tidak heran apabila UNDP (United Nations Development Programme) dan sejumlah pihak mengapresiasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar.

"Jawa Barat mempunyai metodologi yang jelas dan terukur yang hasilnya membuktikan metodelogi profesional, maka kami diapresiasi oleh UNDP, kemudian media dari Singapura, Hongkong juga sama-sama mengapresiasi," katanya. (*)
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved