Virus Corona Mewabah

Ingat, Bansos Tahap Dua dari Provinisi Jabar Enggak Ada Lagi Telur, Diganti Susu

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak lagi memasukkan telur dalam daftar bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19. Kini telur diganti susu

ISTIMEWA Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat bersilaturahmi dengan Pemimpin Redaksi Media Massa wilayah Jabar via video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (10/6/20) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak lagi memasukkan telur dalam daftar bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Pada tahapan kedua penyaluran bansos, Pemprov Jabar akan mengganti telur dengan susu.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan hal itu dilakukan menyusul banyaknya masalah dalam pendistribusian telur dalam bansos di tahap pertama, akibat telur yang mamiliki masa layak konsumsi yang pendek, yakni sekitar dua minggu.

 Ada 70 Ribu Paket Bansos dari Pemprov Jabar Gagal Diserahkan, Mau Diberikan ke Yayasan Sosial

Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terkait bansos yang diberikan oleh provinsi kepada masyarakat.

Berdasarkan laporan, penyaluran telur ini menjadi bermasalah ketika paket berhadapan dengan data penerima yang belum valid, sehingga harus diretur kembali ke gudang PT Pos.

"Bansos tahap berikutnya telur di bansos akan dihilangkan karena banyak masalah yang saya amati. Ini memang repot," ujar gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini di Gedung Sate, Senin (29/6/2020).

Telur bansos Covid-19 - Sebanyak 300 kilogram telur paket sembako di Balai Rakyat Sukmajaya, Depok membusuk lantaran tak kunjung disalurkan kepada warga Depok.
Telur bansos Covid-19 - Sebanyak 300 kilogram telur paket sembako di Balai Rakyat Sukmajaya, Depok membusuk lantaran tak kunjung disalurkan kepada warga Depok. (Tribun Cirebon / Handhika Rahman)

Kang Emil mengatakan pihaknya telah mendengarkan masukan dari berbagai pihak untuk mengganti kebutuhan protein dalam bansos yang sejauh ini didapatkan dari telur.

Mengingat adanya permasalahan, maka pihaknya memilih komoditas susu untuk menggantikan telur.

"Ini contoh bahwa kita terus mendengar dan mengevaluasi setiap kebijakan. Sehingga bansos tahap dua ini, telur akan diganti susu untuk asupan proteinnya. Kami sudah melakukan konsultasi dengan para ahli gizi," katanya.

 1,2 Ton Telur Bansos Provinsi Dimusnahkan di Majalengka, Begini Kata Kepala Kantor Pos Majalengka

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved