Breaking News:

Lembur Pakuan, Obsesi Dedi Mulyadi Bangun Kampung Tradisional supaya Anak-anak Terlepas dari Gadget

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi berinisiatif dirikan Lembur Pakuan, satu kampung yang menekankan pada permainan tradisional bagi anak-anak

KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan yang berlokasi di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/6/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM - Saat ini baik di kampung maupun di kota, banyak anak-anak yang sudah tergantung kepada gadget.

Nyaris tiada hari tanpa gadget dan hal ini sangat mengkhawatirkan para orangtua, termasuk bagi anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu kemudian berinisiatif mendirikan Lembur Pakuan, satu kampung yang didalamnya menekankan pada permainan tradisional bagi anak-anak.

Kegiatan anak-anak di Lembur Pakuan yang berlokasi di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/6/2020).
Kegiatan anak-anak di Lembur Pakuan yang berlokasi di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/6/2020). (Istimewa)

Tujuan utama pendirian Lembur Pakuan yang berlokasi di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang itu adalah agar anak-anak beralih ke permainan tradisional dan melupakan gadget.

"Penggunaan gadget di kalangan anak-anak ini sudah sangat mencemaskan. Diperlukan ruang bagi mereka agar terhindar dari penggunaan gadget berlebihan yang bisa mengganggu otak kirinya. Untuk itu saya membangun Lembur Pakuan ini dengan menekankan anak-anak pada permainan tradisional," kata Dedi Mulyadi di Subang, melalui keterangan tertulisnya yang diterima Tribunjabar.id, Sabtu (27/6/2020).

Kegiatan anak-anak di Lembur Pakuan yang berlokasi di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/6/2020).
Kegiatan anak-anak di Lembur Pakuan yang berlokasi di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/6/2020). (Istimewa)

Di Lembur Pakuan ini anak-anak bisa mengikuti permainan tradisional mulai dari sonlah, lompat tali pakai karet gelang, hingga melukis. Kegiatan ini bisa dilakukan mulai pagi hingga malam hari. Tentu permainan tradisional ini dilakukan seusai belajar dan mengaji.

Menurut Dedi, kehadiran Lembur Pakuan diharapkan, selain bisa melestarikan permainan tradisional yang paling utama adalah agar anak-anak bisa terbebas dari gadget.

Kegiatan anak-anak di Lembur Pakuan yang berlokasi di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/6/2020).
Kegiatan anak-anak di Lembur Pakuan yang berlokasi di Kampung Sukadaya, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Sabtu (27/6/2020). (Istimewa)

Dengan melakukan permainan tradisional, kata Dedi, anak-anak pun menjadi lebih cerdas dan sehat sebab lebih banyak melakukan aktivitas fisik. Berbeda dengan gadget yang lebih banyak diam tanpa banyak bergerak. (*)

 Kapan Sekolah di Purwakarta Dibuka Kembali? Ini Penjelasan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

 Bantu Ringankan Korban Rob, Polisi Polres Subang Bagikan 500 Paket Sembako

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved