Breaking News:

Kantor KPU Indramayu Dirusak Massa

Kantor KPU Indramayu Diobrak-abrik Massa, Toto Sucartono Tanggapi Santai, Ucap Kalimat Seperti Ini

Bakal Calon Bupati Indramayu dari jalur perseorangan, Toto Sucartono belum bisa memprediksi kejadian yang terjadi pada hari kemarin akan mempengaruhi

TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Bakal Calon Bupati Indramayu dari jalur perseorangan, Toto Sucartono, mendatangi kantor KPU Indramayu, Kamis (25/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bakal Calon Bupati Indramayu dari jalur perseorangan, Toto Sucartono belum bisa memprediksi kejadian yang terjadi pada hari kemarin akan mempengaruhi suara dukungan atau tidak.

//

"Saya tidak bisa memprediksi akan mempengaruhi dukungan atau tidak, karena semua kan ada yang menangapinya positif dan ada juga yang negatif," ujar Toto Sucartono kepada Tribuncirebon.com saat mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Kamis (25/6/2020).

Toto Sucartono menganggap kejadian hari kemarin merupakan sebuah konsekuensi dirinya sebagai bakal calon.

Kedepan ia juga meminta kepada para relawan untuk menyikapi permasalahan dengan kepala dingin.

Dalam hal ini, Toto Sucartono mengaku turut merasakan apa yang dirasakan oleh para relawan sehingga berbuat kerusuhan pada hari kemarin.

Seperti diketahui, massa yang diketahui adalah Liaison Officer (LO) atau relawan ditingkat desa dan kecamatan itu marah karena sudah menyiapkan seluruh persiapan termasuk mengkoordinasikan para pendukung untuk diverifikasi.

Namun, secara mendadak KPU RI mengundur pelaksanaan saat mereka sudah berada di lapangan sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

Adapun kedatangan mereka sebanarnya ingin menemui LO dari bakal calon pasangan perseorangan Toto Sucartono - Deis Handika di tingkat kabupaten yang tengah berada di Kantor KPU Kabupaten Indramayu.

"Itu sebenarnya bukan menyerang KPU tapi menyerang LO kita yang sedang menanyakan kenapa dibatalkan," ujarnya.

Selain dirugikan dengan pengunduran tersebut, disampaikan Toto Sucartono ada pula beban psikologis dan moral. Hanya saja, ia mengaku tidak ingin memperpanjang masalah.

"Kalau berbicara dirugikan kita jauh lebih dirugikan, tapi intinya kita sama-sama duduk bahwa penyelenggaraan Pilkada di Indramayu agar bisa berjalan dengan damai dan harmonis agar bisa melahirkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved