Breaking News:

Oknum Honorer Dishub Kota Tasikmalaya Disergap Polisi Saat Bertransaksi Sabu-sabu

Yaser menambahkan, peredaran narkoba terutama sabu-sabu saat ini tren dengan sistem tempel.

(tribunjabar/firman suryaman)
Kasatres Narkoba, AKP Yaser Arafat, memperlihatkan sampel barang bukti paket sabu yang disita dari oknum honorer Dishub Kota Tasikmalaya, di Mapolres, Selasa (23/6). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Seorang oknum tenaga honorer Dishub Kota Tasikmalaya disergap jajaran Satresnarkoba Polresta Tasikmalaya, saat bertransaksi sabu-sabu dengan cara tempel.

Petugas sebelumnya mendapat informasi bahwa oknum berinisial R (34), warga Kecamatan Tawang itu akan bertransaksi sabu sistem tempel di suatu tempat yang sepi.

"Kami langsung melakukan pengintaian. Benar saja tersangka datang ke lokasi untuk bertransaksi sabu secara tempel," kata Kasatres Narkoba, AKP Yaser Arafat, di Mapolresta, Selasa (23/6).

Saat disergap tersangka tak bisa berkelit karena barang bukti sabu ada di tangannya. Petugas pun membawa tersangka ke rumahnya untuk melakukan penggeledahan.

Dari oknum itu polisi berhasil mengamankan barang bukti total 25 paket kecil sabu, dua bungkus plastik klip serta dua bungkus sedotan. Petugas kemudian membawa tersangka berikut barang bukti ke Mapolresta untuk pengusutan lebih lanjut.

Kasatnarkoba membenarkan tersangka adalah tenaga honorer di Dishub Kota Tasikmalaya. "Dari pengakuan tersangka, ia bertugas di bagian retribusi pasar," katanya.

Yaser menambahkan, peredaran narkoba terutama sabu-sabu saat ini tren dengan sistem tempel. "Sabu-sabtu ditempel di suatu tempat, sehingga baik penjual maupun pembeli tidak saling bertemu," ujarnya.

Sementara komunikasi dilakukan melalui HP serta transaksi uang dilakukan dengan cara transfer. (firman suryaman)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved