Penemuan Mayat Membusuk di Kuningan

Ada Mayat Membusuk Ditemukan, Kades Cisantana Kuningan Sebut Tak Ada Laporan Orang Hilang

Mayat tanpa identitas ditemukan telah membusuk di jurang wilayah perbatasan Desa Cisantana dan Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan telah membusuk di sebuah jurang di perbatasan Desa Cisantana dan Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Mayat tanpa identitas ditemukan telah membusuk di jurang wilayah perbatasan Desa Cisantana dan Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
“Benar tidak ditemukan identitas, hal ini sebelumnya koordinasi dengan aparat desa sekitar,” ungkap Komandan Rayon Militer 1515/Cigugur Kapten Inf Nandang melalui Babinsa Desa Cisantana Serka Sumirat, Minggu (21/6/2020).
Sementara itu Kepala Desa Cisantana, Ano Surtanomengatakan bahwa adanya penemuan mayat itu usai menerima laporan dari warga sekira pukul 13:00 WIB. 
"Iya, tadi siang mayat tersebut ditemukan pemburu,” ungkap Ano.
Dari kejadian tadi, petugas medis RSUD 45 Kuningan dan petugzs Inafis Polres Kuningan langsung ke TKP.
“Tadi langsung ke tempat kejadian perkara dan melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut,” katanya.
Mayat tersebut dikebumikan di Pemakaman Dano Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur. 
“Diketahui sebelumnya tidak ada laporan orang hilang. Dan itu bukan orang Cisantana maupun Babakanmulya, karena tidak ada warga kami yang melaporkan orang hilang sebelumnya," katanya. 
 
 
Diduga mayat dimakan hewan buas
Mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan membusuk di sebuah jurang di Kuningan diduga menjadi pakan hewan buas.
“Mungkin jasadnya pernah dimakan hewan  buas yang berada di habitat penemuan mayat tesebut,” kata Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP, Danu Aditya Atmaja mewakili Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik saat memberikan keterangan kepada Tribuncirebon.com,Minggu (21/6/2020). 
Mengetahui adanya penemuan mayat di jurang wilayah hukum Polsek Cigugur, Petugas langsung meluncur ke TKP.
Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan telah membusuk di sebuah jurang di perbatasan Desa Cisantana dan Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan telah membusuk di sebuah jurang di perbatasan Desa Cisantana dan Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. (Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)
“Kami tadi langsung ke TKP dan melakukan evakuasi. Saat tindakan tadi para petugas evakuasi menggunakan standar Covid-19,” katanya. 
Dugaan mayat tanpa identitas sempat menjadi makanan hewan buas, karena jasad tersebut tidak utuh
“Karena salah satu organ dalam jasadnya ada yang hilang alias tidak utuh,” katanya.
Mengenai kehilangan salah satu organ tubuh hilang, kata dia, itu persis di bagian kaki almarhum.
“Kakinya enggak ada, mungkin itu sempat di makan hewan buas. Terus lagi hilanganya bagian organ itu tidak ditemukan tanda kekerasan atau bekas benda tajam memotongnya,” katanya.
Diketahui sebelumnya, penumuan mayat tanpa identitas dan membusuk yang diketahui di jurang wilayah perbatasan Desa Cisantana dan Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
“Benar tidak ditemukan identitas, hal ini sebelumnya koordinasi dengan apart desa sekitar,” ungkap Komandan Rayon Militer 1515/Cigugur Kapten Inf Nandang melalui Babinsa Desa Cisantan Serka Sumirat.
 
Mayat membusuk ditemukan di jurang
 Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan telah membusuk di sebuah jurang di perbatasan Desa Cisantana dan Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Demikian hal itu dikatakan Kapolsek Cigugur, AKP Hermana kepada awak media saat memberikan keterangannya, Minggu (21/6/2020).
Menurutnya, mayat ditemukan pemburu di hutan sekitar 400 meter dari perbatasan Desa Babakanmulya, Kuningan yang diketahui sebagai tempat biasa untuk berburu landak. 
 
“Jasad ditemukan pemburu saat melintas, dalam kondisi tertutup rumpun bambu di dalam selokan,” kata Hermana mengulas keterangan saksi yang pertama menemukan mayat, Sadim (40 tahun) warga desa setempat.
Menurut cerita saksi, kata Hermana, saksi saat melewati lokasi penemuan mayat sebelumnya mencium bau bangkai.
“Saat itu saksi bareng anjing buruanya berhasil menemukan bau mayat,” katanya. 
Kondisi mayat yang membusuk, kata Hermana, itu diperkirakan sudah lebih dari satu minggu.
“Kini mayat membusuk itu sudah dievakuasi sesuai protokol Covid-19,” katanya.
 
“Diketahui sebelumnya tidak ada laporan orang hilang. Dan itu bukan orang Cisantana maupun Babakanmulya, karena tidak ada warga kami yang melaporkan orang hilang sebelumnya," katanya. 
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved