Breaking News:

25 Kepala Keluarga di Klari Karawang Terpaksa Dikarantina Setelah Satu Keluarga Positif Covid-19

Kami sudah sterilasi di lingkungan itu dengan menyemprotkan disinfektan serta yang tengah diupayakan itu memberi jaminan sosial

Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Ilustrasi pasien positif covid-19 di RS Kuningan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Tim gugus tugas Covid-19 Karawang terpaksa mengarantina sebanyak 25 kepala keluarga yang berada dalam dua blok satu RT selama 14 hari di salahsatu perumahan di Kecamatan Klari.

Hal ini diungkapkan juru bicara gugus tugas Karawang, dr. Fitra Hergyana. Menurutnya, karantina yang dilakukan ini menyusul adanya penambahan pasien positif corona yang ditemukan di sana, yang terakhir ialah satu keluarga yang berisi tiga orang.

"Kami sudah sterilasi di lingkungan itu dengan menyemprotkan disinfektan serta yang tengah diupayakan itu memberi jaminan sosial," katanya, Jumat (19/6/2020).

Sejauh ini apa yang telah dilakukan tim gugus tugas Karawang mendapatkan apresiasi oleh Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal P2P dan Ditjen Kesehatan Masyarakat untuk permohonan bantuan catridge agar mempermudah dan mempercepat proses swab test.

"Kemenkes sangat mendukung penuh program swab test massal untuk mengidentifikasi adanya warga yang terpapar khususnya orang tanpa gejala (OTG)," ujarnya. 

Satu Keluarga dan Tetangga

Pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Karawang terus bertambah. Hari ini saja sudah bertambah sebanyak empat orang hasil swab test di Kecamatan Klari, Kamis (18/6/2020).

Hal ini diungkapkan juru bicara gugus tugas Covid-19 Karawang, dr. Fitra Hergyana. Menurutnya, total jumlah pasien positif ada 10 orang dan tengah dalam perawatan tim medis.

Penambahan pasien positif ini, kata Fitra, disebabkan dua faktor, yakni masih ada kasus positif tanpa gejala, tanpa keluhan yang masih ada di tengah-tengah masyarakat.

"Faktor lainnya itu ya karena masyarakat tak patuh aturan seperti tak gunakan masker juga tak jaga jarak saat keluar rumah," katanya.

Empat pasien tambahan hari ini, tiga di antaranya satu keluarga. Hasil pelacakan yang erat kontak langsung dengan pasien positif didapatkan 3 orang ( satu keluarga) dan tetangganya.

"Dari data didapatkan, 70 persennya itu kaum milenial yang positif dan setengahnya tak menunjukkan gejala alias OTG. Jadi, kaum milenial ini berisiko tinggi menularkan kepada yang lain," ucapnya.

Gugus tugas pun berencana bakal lakukan swab test kembali di Klari pada Sabtu (20/6/2020). "Terima kasih kepada masyarakat Klari yang pro aktif soal Covid-19," ucapnya. 

 Ini Daftar Kota/Kabupaten yang Berada di Zona Hijau dan Boleh Membuka Kembali Sekolah

 Kasus Positif Covid-19 di Jabar Bertambah 52 Orang, Total Mencapai 2.758, Pasien Sembuh 1.231 Orang

 Pasangan PNS yang Selingkuh di Mobil, Pingsan dengan Mulut Berbusa Bakal Dipecat, Siap-siap Nganggur

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved