Wisata Kuningan

Curug Cikabuyutan, Wisata Air Terjun di Desa Cikahuripan Kuningan, Kini Viral di Medsos

Panorama air terjun atau Curug Cikabuyutan berada di Desa Cikahuripan, Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan masih sangat alami.

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kades Cikahuripan Kecamata Maleber Kuningan, Caswadi saat berada di Curug Cikabuyutan 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN -  Panorama air terjun atau Curug Cikabuyutan berada di Desa Cikahuripan, Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan masih sangat alami.
Kini, Curug Cikabuyutan menjadi viral.
“Ini Curug Cikabuyutan masih belum terjamah banyak pengunjung,” kata Ismi warga Kecamatan Maleber, saat di konfirmasi melalui sambungan selulernya, Kamis (18/6/2020).
Menurutnya, air yang jernih dan kondisi yang masih natural membuat Curug Cikabuyutan diyakini banyak diminati para wisatawan.
“Lokasi ini mulai viral dan bukan Akang saja yang tanya soal keberadaan Curug Cikabuyutan ini,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, untuk menikmati keindahan lokasi curug tersebut, memang sangat cocok untuk memanjakan diri di waktu bebas.
“Apalagi Curug Cikabuyutan ini sebuah air terjun yang berlokasi tidak jauh daru kantor desa setempat,” katanya.
Jarak tempuh untuk bisa datang dan merasakan keindahan lingkungan Curug Cikabuyutan tersebut tak memakan waktu lama.
“Jika perjalanan dari Kuningan Kota itu kurang lebih setengah jam, itu pun jika membawa kendaraan tidak ngebut,” katanya. 
Mengenai akses untuk kendaraan roda maupun empat, kata dia, cukup nyaman untuk dilalui.
“Ya kalau bawa kendaraan nyantai bisa lebih nyaman. Sebab tidak banyak akses jalan berlubang sih,” ujarnya.
Mengenai keindahan dan Panorama alam yang masih asli serta kejernihan airnya juga, ototmatis membuat para pengunjung betah berwisata air ditempat ini.
“Saya prediksi pengunjung yang datang kesini tidak kecewalah,” ungkapnya.
Dia menegaskan, akses jalan dari Balai Desa Cikahuripan menuju curug dapat di jangkau dengan menggunakan sepeda motor yang berjarak beberapa ratus meter.
“Kalau si pengunjung dekat kantor desa, paling tanya warga pasti nyampe ke lokasi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa setempat Caswadi di dampingi Nanang Maulana menjelaskan bahwa curug ini masih asli dan belum dibangun sarana apapun. 
“Semua lingkungan Curug Cikabuyutan bisa dilihat keasliannya,” Kades Caswadi tadi.
Lokasi original sekitar Curug Cikabuyutan, kata dia, bagi pengunjung bisa menikmati tiga tempat curug.
“Untuk curug pertama ada setinggi 15 meter, kemudian persis diatasnya terdapat lagi curug setinggi 10 meter dan terakhir atau curug teratas setinggi 10 meter dan ketiga curug ini berjarak dekat berurutan,” katanya.
Mengenai lokasi ini tidak menutup pandangan terhadap kejernihan airnya.
“Meski dengan kondisi begini, ada beberapa pengunjung atau warga sekitar umumnya menyempatkan diri berendam atau berenang, karena dititik jatuhnya air terdapat kolam alami yang dangkal,” katanya.
Kebaradaan Curug Cikabuyutan selain menambah jumlah destinasi wisata di Kuningan.
“Ini juga merupakan asset desa untuk tetap dilakukan pelestarian alam sekitarnya,”katanya.
Jika melihat Bulan Juni, kata kades, ini momentum sebagai waktu yang sangat tepat untuk mengunjungi Curug Cikabuyutan.
“Karena curah hujan tidak terlalu tinggi dan membuat debit air terjun dinilai cukup dan aman,” katanya.
Mengenai pengguna sepeda motor, kata Kades tadi menjabarkan telah disediakan tempat parkir  di sekitar area air terjun. 
“Sementara untuk pengguna roda empat, bagi pengunjung dapat memarkir kendaraanya di sekitar halaman balai desa,” katanya.
Belakangan ini, kata Kades, atau masa adaptasi kebiasaan baru jumlah pengunjung di hari libur.
“Bisa banyak untuk perharinya,” katanya.
Terlebih Curug Cikabuyutan ini jadi viral di kalangan medsos (media social, red) warga Kuningan.
“Karena merupakan potensi wisata yang belum terekpos secara luas dan tentunya masih alami,” ungkapnya.
Nama – nama Curug di Kuningan Berikut Alamat Lengkap 
Sekedar informasi, nama curug atau air terjun yang terkanal di Kabupaten Kuningan itu diatarnya, Curug Cidomba yang berada di Desa Peusing,Curug Cilengkarang yang berada di Desa Pajambon dan Curug Surian yang berada di Desa Sukamuti Kecamatan Jalaksana. 
Curug Gongseng yang terletak di Desa Cibuntu Kecamatan Paswahan, Curug Cigalagah di Desa Ciangir Kecamatan Cibingbin,Curug Winujati berada di Desa Sumberjaya Kecamatan Ciwaru, Curug Sawer, Curug Landung, Curug Ciputri, Curug Payung yang berada di kawasan Objek Wisata Palutungan, Desa Cisantana Kecamatan Cigugur.
Kemudian ada Curug Luhur Padahurip yang berada di Desa padahurip dan Curug Ngelay yang beada di Desa Bagawat Kecamatan Selajambe, Curug Parakan Panjang yang berada di Desa /Kecamatan Subang. 
Terus ada Curug Hawu yang berada di Desa Randobawa Hilir Kecamatan Mandirancan, Curug Surian yang berada di Desa Puncak Kecamatan Cigugur, Curug Bangkong yang berada di Desa Kertawirama Kecamatan Nusaherang.
Lanjut ada Curug Ceret yang berada di Desa Linggajati Kecamatan Cilimus, Curug Payug juga ada di Desa Gunung Manik Kecamtan Ciniru. (*)
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved